Kamis, 12 Maret 2015

HASIL ULANGAN MID GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS XI SOSIAL 2 SMA SUMSEL JAYA PALEMBANG TAHUN AJARAN 2014 – 2015

01. M.Awaluddin A,87,5
02. Novia,82
03. Shaffri Yanti,81,5
04. Tita Meirina,81
05.Syella P.I.,79,5
06. M. Arfansyah,79
07. Nanda Sartika,76,5
08. Syamsul,72,5
09.M.Arman Wijaya,70,5
10.Merlina Fitria,69,5
11. M.Rio Ramadhan,68,5
12.M.Royhan Farhan,68
13. M.Agustiawan,68
14.Kgs Gilang R,66,5
15. Sri Devi,65,5
16.M.Firman Syahputra,65
17. M.Puadi,64,5
18. Suryati, 63
19. M.Yusuf Denny,62,5
20. Sigit Pratama,62
21. Ayu Sepianda,62
22. Deas Zikiriansyah,62
23. Lela Apriyanti,60
24. R.Aditya.MP,60
25. Ilham Ramadhan,59,5
26. Jimi Iswara,59,5
27. M.Sakti Permadi,59,5
28. Maulana Sonny,59
29. M.Faisal Amir,59
30. Adi Pratama,58,5
31. Depri Marlanda,50
32. M.Khalid Ghiffari,48,5
33. Bill Phill,45,5
34.Yohanes A.S.,35,5

HASIL ULANGAN MID GANJIL BAHASA INDONESIA KELAS X SMA SUMSEL JAYA PALEMBANG TAHUN AJARAN 2014 – 2015

001. Dian Novita,X.A.,99
002. Yohanes Wijaya,X.A.,97,5
003. City Ardhela Alisya,X.A.,96,5
004. Sari Wulandari S,X.A.,94
005. Junaria,X.B.,92
006. Ade Sefti Mutia,X.A.,91
007. Adriyani Violentina,X.A.,90
008. Devin,X.A.,89,5
009. Feliana,X.A.,89
010. Maria Carolline Z,X.B.,89
011. Mega Utami,X.B.,86
012. Andreansyah,X.A.,86
013. Rizki Fatiyah,X.C.,85
014. Indah Ayu Febriani,X.B.,83,5
015. Rizky Amanda,X.B.,83,5
016. M.Pradana Rizky,X.B.,82
017. Hengki Yohanes,X.C.,81,5
018. M.Filbal Ramadhan,X.C.,81,5
019. Firmansyah,X.A.,81
020. Susilawati,X.A.,80,5
021. Aira Devani Putri,X.A.,80
022. Fitriyanti,X.A.,80
023. Indah Aditya,X.C.,79
024. Ayu Mutia,X.A.,79
025. Eka Rahmadani,X.B.,78,5
026. Imam Solihan,X.B.,78
027. Ratih Agustina,X.B.,78
028. Andre Pangestu,X.A.,77,5
029. M.Rafli Julian,X.B.,77,5
030. M.Maulana Ahsan,X.A.,77
031. M.Sulaiman,X.A.,76,5
032. Saleh,X.A.,76
033. RM.Ari Agus Sandy,X.A.,74,5
034. Dicky Zulkarnain,X.C.,74,5
035. Ratih Syafitri,X.B.,74
036. Nanda Karlena,X.B.,74
037. Rensi Nanda,X.C.,73
038. Ridho Tulus B,X.A.,72,5
039. Natasha S,X.B.,72
040. M.Humam Abdullah,X.A.,72
041. Sintia Putri,X.C.,71,5
042. M.Rexsi Putra,X.A.,71,5
043. Achmad Rezah, X.A., 70
044. Aldi,X.C.,69,5
045. RM.Afrizani,X.C.,68,5
046. Era Irawan,X.C.,68
047. M.Reza, X.C.,67,5
048. Dinar Sofiyanto,X.C.,67
049. Kms M.Adam Maulana,X.B.,66
050. Sultan Alif R,X.C.,64,5
051. M.Novian Fahri,X.B.,64,5
052. Fanny Angraini,X.C.,63,5
053. Fandi Ahmad,X.C.,63
054. M.Firdaus,X.C.,62,5
055. Ristia Khoirunisya,X.B.,62
056. Muhammad Dandi,X.B.,62
057. Arfandi Aldi,X.B.,60,5
058. M.Darmawan,X.C.,60
059. Melvan Primatama,X.C.,59
060. M.Robin,X.C.,59
061. M.Ridho, X.A.,59
062. Wais Alkorni,X.B.,58
063. Ismail Marzuki,X.C.,56,5
064. Kristina,X.A.,56
065. Novianti,X.C.,54
066. Imrohatul Khumairoh,X.C.,53
067. M.Sartia,X.C.,52,5
068. Desi Nurjana,X.A.,52
069. Ismail,X.B.,52
070. M.Edo Adhary,X.B.,50
071. Sasha Amanda,X.C.,49,5
072. Yudha Pratama,X.B.,49
073. Firmansyah,X.B.,44
074. M.Ferry Alfazeri,X.A.,42,5
075. M.Abdul Azis,X.B.,41,5
076. Teddy Afriansyah,X.C.,32

Minggu, 30 November 2014

Naskah Soal Ulangan Semseteran Bahasa Indonesia Kelas X SMK BSI Palembang Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

SOAL SEMESTERAN BAHASA INDONESIA KELAS XII

1. Kerjakan sesuai kode paket yang diperoleh dan dilarang melakukan
pergantian kode paket tanpa seizin guru mata pelajaran.
2. Soal boleh diacak sesuai dengan tingkat pemahaman. Jika tidak bisa
menjawab usahakan jangan dikosongkan agar tidak bernilai 0.
3. Coretan, tipe x, singkatan, salah tanda baca, dan ejaan akan
mengurangi nilai.
4. Terjadi kesamaan jawaban dengan peserta lain, maka bernilai 0,
meskipun jawaban tersebut benar.

1) Apakah definisi dari istilah-istilah di bawah ini?
a) puisi, latar belakang, resensi
b) cerpen, daftar pustaka, sektet
c) proposal, sinematografer, epilog
d) iklan, tipografi, himne

2) Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan seksama!
Rerintikan hujan berjatuhan di tengah-tengah lapangan sekolah itu, menambah dinginnya cuaca hari ini. Namaku Lora, aku adalah siswa yang selalu direndahkan oleh beberapa
murid di sini. Entahlah, mengapa mereka bisa sekejam itu. Mungkin karena aku anak seorang petani. Sehingga aku tidak pantas untuk berteman dengan mereka yang ayahnya seorang pejabat kaya raya.
Aku masih terdiam menatap rerintikan hujan. Tidak berapa lama, aku merasa ada suara langkah kaki yang mulai mendekat.
“Mengapa kamu di sini, Lora? Apa kamu tidak merasa dingin?” suara itu aku mengenalnya. Aku mulai melihat ke arah sumber suara itu.
“Oh, ternyata kamu. Aku hanya ingin sendirian. Kenapa kamu keluar? Bukankah ini sudah masuk jam pelajaran?” Aku balik bertanya kepadanya, seseorang lelaki yang aku kagumi secara diam-diam.
......
(Dikutip dari cerpen “Psycopat” karya Sella Putri Utami)

Berdasarkan cerpen di atas, analisislah unsur intrinsik pada bagian:
a) sudut pandang dan tokoh
b) latar dan penokohan
c) alur dan tokoh
d) sudut pandang dan latar

3) Tulislah kembali resensi dari film yang pernah kamu resensi beberapa bulan yang lalu!

4) Buatlah sebuah poster iklan tentang:
a) iklan niaga produk semir sepatu
b) iklan layanan masyarakat tentang penyuluhan HIV AIDS
c) iklan kolom penjualan mobil
d) iklan penawaran jasa badut dan sulap

5) Tulislah daftar pustaka dari identitas buku di bawah ini!

A Metodologi Penelitian Matematika, PT Cahaya Makmur, Bogor, Citra Jaya Aguscik,
2004.
B Nepotisme Kebangsaan, PT Tata Dunia, Jambi, Randy Erinda Utami, 2008.
C Bahasa dan Sastra Indonesia, PT Anugrah Ilmu, Bali, Trinando Novi Meliani,
2007.
D Peradaban Kejayaan Islam di Timur Tengah, PT Islamiah Persada, Jakarta,
Zupriansyah Hayuni Nugraha, 2010.

6) Sebagai karyawan administrasi di sebuah perkantoran, kamu ditugasi membuat proposal tentang kegiatan pelatihan dan pengembangan kinerja karyawan di perusahaan tempatmu bekerja. Tulislah sebuah proposal berdasarkan ilustrasi cerita di atas pada bagian:
a) Latar belakang atau Landasan pemikiran
b) Estimasi dana yang dibutuhkan dan sumber dana
c) Susunan acara dan sususnan acara
d) Tujuan dan sasaran kegiatan

7) Membaca di Perpustakaan

Aji dan Neni adalah dua orang siswa yang sedang terlihat asik membaca buku di perpustakaan.
Neni : “Ji, kamu baca buku apa?”
Aji : “Baca buku tentang tata surya nih. Kalau kamu sendiri baca buku apa?” (sambil
menunjukan buku bergambar tata planet).
Neni : (tanpa menjawab pertanyaan Aji, sambil mengambil buku Aji dan melemparkan di lantai).
Aji : “Lho, kok kamu membuang bukuku sih?”
Neni : “Buat apa baca buku-buku seperti itu? Lagian kamu tidak mungkin juga bisa ke luar
angkasa!”
Mendengar ucapan Neni yang kasar dan juga tindakan Neni yang tidak baik, Aji pun meninggalkan Neni begitu saja tanpa mengambil buku tersebut di lantai.
Berdasarkan teks drama singkat di atas, tentukan unsur intrinsik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya! Jelaskan!

8) Tulislah sebuah puisi berjumlah kuatrin!
a) bersajak silang dan berisi epigram
b) bersajak sama dan berisi ode
c) bersajak taut dan berisi romansa
d) bersajak pasang dan berisi elegi

9) Apa perbedaan dari puisi lama/klasik dan puisi baru/modern? dan sebutkan contoh-contohnya!

10) Tulislah sepenggal puisi yang bermajas: a) paradoks b) hiperbola c) litotes d) metafora




“Sekecil apapun ketidakjujuran, itulah yang akan menjadikan kebiasaan untuk berbohong besar di waktu kelak”
*** selamat mengerjakan ***

Contoh Soal Semseter Ganjil Bahasa Indonesia Kelas X SMA BSI Palembang (Materi Laporan Hasil Observasi dan Anekdot)

PETUNJUK TEKNIS PENGERJAAN
1. Kerjakan sesuai kode paket yang diperoleh dan dilarang melakukan
pergantian kode paket tanpa seizin guru mata pelajaran.
2. Soal boleh diacak sesuai dengan tingkat pemahaman. Jika tidak bisa
menjawab usahakan jangan dikosongkan agar tidak bernilai 0.
3. Coretan, tipe x, singkatan, salah tanda baca, dan ejaan akan
mengurangi nilai.
4. Terjadi kesamaan jawaban dengan peserta lain, maka bernilai 0,
meskipun jawaban tersebut benar.

1. Definisikan istilah-istilah di bawah ini!
a) laporan hasil observasi, ambigu, fiktif, krisis
b) fitur bahasa, latar belakang, teks anekdot, orientasi
c) ikhtisar, kohesif, koda, kelakar
d) menyunting, daftar pustaka, tamsil, reaksi

2. Tuliskan maksud dari pernyataan berikut ini!
a) Laporan hasil observasi ditulis dengan bahasa yang baku dan ilmiah.
b) Laporan hasil observasi lebih banyak menampilkan fakta daripada opini.
c) Laporan hasil observasi perlu dilakukan penyuntingan.
d) Laporan hasil observasi memiliki rumusan masalah yang jelas.

3. Tuliskan maksud dari pernyataan berikut ini!
a) Teks anekdot mengandung pernyataan sindiran secara alami.
b) Teks anekdot dekat dengan tradisi tamsil.
c) Teks anekdot terilhami dari kejadian nyata yang diprovokasi ke dalam bentuk
kelakar.
d) Teks anekdot bertujuan menghibur dan mengungkapkan suatu kebenaran secara
umum.

4. Tulislah contoh paragraf pembahasan minimal 5 baris dari hasil laporan
observasi yang berjudul:
a) Kedisiplinan Siswa di SMA BSI Palembang
b) Tingkat Keamanan Parkir di SMA BSI Palembang
c) Kebersihan Kelas di SMA BSI Palembang
d) Kelengkapan Fasilitas di SMA BSI Palembang

5. Tuliskan sebuah anekdot dengan tema bebas yang menyatakan bagian dari struktur:
a) abstrak dan orientasi
b) orientasi dan krisis
c) krisis dan reaksi
d) reaksi dan koda

6. Perhatikan dua teks di bawah ini!

TEKS LAPORAN NHASIL OBSERVASI
Berdasarkan hasil pengamatan di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, penulis menemukan adanya beragam flora dan fauna yang masih terawat baik di sana. Selain itu, kondisi kebersihan juga terlihat indah dan tertata rapi.

TEKS ANEKDOT
Gusdur menghampiri penjual itu sembari bertanya,
“Barang dagangan apa yang kau jual? Saya mendengar kalau beli satu bisa dapat dua.”
“Oh, anu Pak. Saya jualan sepatu,” jawab sang penjual dengan menyodorkan sepasang sepatu.
Berdasarkan dua contoh teks di atas, tuliskan dua perbedaan dan dua persamaan yang kamu temui dari kedua naskah tersebut!

7. Bacalah penggalan teks anekdot di bawah ini dengan seksama!
(1) tidak lama kemudian datang lah lima orang anak yg terlihat membawa sapu. (2) Mereka menyodorkan sapu tersebut kepada Nazarudin yang terlihatt sdg menagis?
(3) “Ambil sapuh yang kami pegang dengan tangann ini,” kata salah seorang anak kepada Nazarudin.
(4)“Lho, untuk apah sapu itu?” pinta Nazarudin dengan penuh penasaran! (5) Sambil menyerahkan sapu itu kepada Nazarudin, salah seorang anak berkata:
(6) “Untuk menghapus airmatamu. Kata ibu kami, kalo ada orang menangis, maka harus diusap dengan sapu dari tangan.”

Berdasarkan penggalan cerita anekdot di atas, suntinglah kesalahan dan kekeliruan penulisan pada kalimat ke:
a) (1) dan (2) b) (2) dan (3) c) (4) dan (5) d) (5) dan (6)

8. Tulislah sebuah teks anekdot dengan memperhatikan kelengkapan struktur dan kaidah penulisan!
9. Berdasarkan cerita anekdot dalam film yang kalian buat bersama kelompok kalian, tuliskan secara
singkat bagian:
a) Orientasi dalam cerita tersebut. c) Koda dalam cerita tersebut.
b) Reaksi dalam cerita tersebut. d) Abstrak dalam cerita tersebut.

10. Apa sajakah yang dinilai pada saat menceritakan anekdot di depan kelas?





















“Sebaik-baiknya nilai, paling baik adalah nilai kejujuran”
*** Selamat mengerjakan ***

Cerpen Adikku dan Guruku Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

Adikku dan Guruku

Matahari menyinar dengan begitu menerik. Butir-butir keringat seolah tak kuasa tertahan oleh tebalnya kulitku ini. Aku segera bergegas mengendarai motorku dengan kecepatan tinggi. Ingin rasanya aku segera sampai ke rumah dan segera ku rebahkan badanku ini di ranjang tidurku yang selalu tak pernah terlihat rapi. Di sepanjang jalan, aku merasa kesal kepada guru-guru di sekolahku hari ini. Aku berfikir, kalau guru-guru di sekolahku adalah sekelompok makhluk yang bisa marah-marah saja termasuk rajin sekali kalau memberiku hukuman.
Bayangkan saja! gara-gara aku cuma terlambat sepuluh menit, aku harus diberdirikan Pak Alvian di depan kelas. Tidak tanggung-tanggung pula. Aku harus berdiri selama dua jam pelajaran. Ugh, pokoknya guru yang satu ini paling menyebalkan buatku. Tidak hanya itu, sewaktu istirahat, aku ketahuan ngerokok di belakang sekolah. Ya, terpaksa aku harus diseret guru piketku ke kantor. Aku lupa, kalau hari ini yang piket adalah Miss Dwi guru bahasa Inggrisku sekaligus wali kelasku. Kalau aku ingat Miss Dwi yang piket hari ini, mending aku ngak ngerokok di belakang sekolah, karena aku tahu kalau beliau piket pasti jeli sekali menggrebek sindikat siswa-siswa bermasalah yang sedang beraksi saat itu. Terpaksa deh aku harus berbaris di depan kantor sembari mendengar ceramah singkat dari Bapak Ferdian Nugraha selaku wakil kepala sekolah bagian kesiswaan di SMK Bina Sriwijaya Indonesia ini.
Aku berfikir, mengapa mereka sampai begitu ketatnya memberikan peraturan dan larangan buatku? Lagi pula aku beli rokok kan bukan dari uang mereka, melainkan uang jajan pemberian orang tuaku sendiri. Aku terus terniang dengan rokokku yang disita pihak sekolah. Padahal rokok tersebut masih ada sekitar sebelas batang lagi.
Tak lama kemudian, aku pun sampai di rumah. Baru saja mau menyetandarkan motor. Tiba-tiba adik ku yang bernama Neni berlari keluar dengan membawa pisau. Dia keluar dengan senangnya sambil mengayunkan pisau itu berulang kali. Yah, namanya juga anak usia 1,5 tahun. Mana mungkin ia dapat berfikir kalau pisau itu akan membahayakannya.
Melihat Neni yang berlari kecil di depan rumah sambil menuju ke jalan besar. Aku segera berlari mengejarnya.
“Aduh Neni, kamu nakal sekali!” gertakku kepada Neni sembari membopongnya kembali ke rumah. Aku mulai mengambil paksa pisau yang ada di tangan Neni. Tentunya, mengambil barang demikian dari tangan anak usia 1,5 tahun tidaklah susah bagiku. Neni pun menangis dengan kencang,
“Kakak jahat! Kakak jahat! Kakak tidak sayang Neni! Kakak ambil mainan Neni!” teriak adikku sembari mencakar-cakar wajahku.
“Neni, ini pisau dek. Barang ini berbahaya! Nanti tangan Neni terluka kalau bermain dengan barang ini!” teriakku meyakinkan Neni yang masih berusaha keras memintaku untuk mengembalikan pisau itu ke dia.
“Tidak! Kakak jahat, Neni mau main dengan mainan itu. Itu mainan Neni!” kali ini Neni menangis dengan menjadi-jadi. Tangannya berusaha mengambil pisau tersebut dari tanganku. Berulang kali pula Neni memukul mukaku dengan tangan kecilnya. Sepertinya, ia mulai merasa kesal kepadaku, karena aku tidak mau mengembalikan benda yang dianggapnya mainan. Hentakan tangan kecil Neni tidak serta merta mengenai pipiku saja. Kali ini pukulan kecilnya mengenai mata kananku. Serentak aku pun dibuat marah kala itu.
“Neni, kamu ini nakal sekali ya!” Aku membentak Neni dengan begitu kerasnya sembari memukul pantat adik kecilku itu. Merasa sakit dengan pukulan itu, Neni pun berhenti memukuli wajahku dan ia menangis semakin menjadi sembari menempelkan wajahnya kebagian pundak kananku. Sejenak pundak kananku terasa basah kala itu oleh air mata Neni. Aku mulai merasa bersalah kepada adik kecilku itu. Ku dekap ia dengan penuh kasih sayang.
“Ssst.. Neni sayang! Jangan nangis lagi ya dek. Nanti Kakak beliin Neni boneka barbie. Tapi Neni jangan nangis lagi ya?” ucapku meyakinkan adikku agar ia tidak menangis lagi. Aku kembali mendekap adikku itu semakin erat. Aku melakukan ini karena aku sayang kepada adikku. Aku mengambil pisau dari tangan adikku, lalu memukul pantat adikku itu karena aku tidak mau adikku mengalami suatu petaka.
Sejenak pikiranku mulai tertuju dengan guru-guruku di sekolah. Aku mulai berfikir bahwa apa yang dilakukan guru-guruku di sekolah kepadaku sama halnya dengan apa yang ku lakukan untuk adikku, Neni. Aku mulai melihat Neni sebagai sudut pandang diriku. Rasanya Tuhan begitu adil menegurku sebagai umpan balik rasa kesalku kepada guruku hari ini.
“Tuhan, terima kasih Kau telah menegurku hari ini. Aku tahu, Engkau sedang memperlihatkan suatu maksud dari kesalah pahamanku terhadap guru-guruku. Aku berjanji bahwa aku tidak akan mengulangi kesalahanku hari ini. Aku tidak akan datang terlambat lagi dan aku tidak akan merokok di belakang sekolah lagi.”

Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

LKS Materi Teks Eksposisi Kelas 8 SMP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

BAB VI
Teks Eksposisi


1. Dasar-Dasar Teks Eksposisi
A. Pengertian Eksposisi
Eksposisi atau ekspositoris adalah suatu karangan yang berisi tentang suatu pemaparan atau penjelasan yang pengembangan paragrafisinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Tulisan eksposisi sejenis ini biasanya diteemukan pada berita di koran dan petunjuk penggunaan.
Eksposisi lebih mempersoalkan tahap-tahap terjadinya suatu kejadian dan rangkaian perbuatan kepada para pembaca atau pendengar. Runtut kejadian atau peristiwa yang disajikan itu dimaksudkan untuk menyampaikan informasi dan memperluas pengetahuan atau pengertian pembaca, baik disampaikan secara tertulis maupun lisan.

B. Jenis-Jenis Eksposisi
Terdapat dua jenis karangan eksposisi atau ekspositoris, yaitu sebagai berikut.
• Karangan eksposisi bersifat khas
Karangan ini berusaha menceritakan suatu peristiwa khas yang terjadi hanya satu kali. Peristiwa khas tidak dapat diulang kembali karena merupakan pengalaman atau kejadian pada suatu waktu tertentu saja.
Contoh:

Sewaktu aku lulus SD satu tahun yang lalu. Aku merasa senang sekali. Pertama, aku dapat diterima di SMP Mawar yang merupakan sekolah favorit di kotaku. Kedua, untuk masuk menjadi siswa di SMP ini tidak mudah sama sekali di mana pendaftar mencapai dua ribu orang sedang yang diterima hanya dua ratus saja. Ketiga, banyak teman-teman dekatku sewaktu di SD juga masuk ke sekolah ini.


• Karangan eksposisi generalisasi
Karangan jenis ini menyampaikan suatu proses umum yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan dapat dilakukan secara berulang-ulang. Karangan ini bisa dibuat dalam bentuk berurutan dengan penyusunan yang beraturan. Setiap tahapan dijelaskan secara runtut.
Contoh:

Petunjuk Mencuci Baju Secara Tradisional

1. Pisahkan antara baju kotor yang mudah luntur dengan baju kotor lainnya.
2. Celupkan baju kotor tadi ke dalam air deterjen.
3. Rendam sekitar beberapa menit.
4. Kucek dan sikat pada bagian yang kotor.
5. Bilas dengan air bersih.
6. Peras dan baju siap dijemur.


C. Membedakan Teks Diskusi dengan Teks Eksposisi
Setiap jenis teks dalam bahasa Indonesia memiliki ciri tersendiri yang menjadikan corak atau ciri khusus. Pada pertemuan sebelumnya telah dibahas tentang teks diskusi. Teks tersebut pasti memiliki ciri yang berbeda dengan teks eksposisi. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
No Aspek Eksposisi Teks Diskusi
1. Tujuan Untuk mendapat pengetahuan atau informasi yang sejelas-jelasnya atau memaparkan/ men-jelaskan sesuatu agar pengeta-huan pembaca bertambah.
Untuk menemukan jalan keluar dalam menyelesaikan suatu kasus atau permasalahan.
2. Struktur a. Pernyataan pengantar: penulis
menyajikan titik pandang dan
alasan yang akan disajikan.

b. Serangkaian argumen: penulis
memaparkan serangkaian ar-
gumen yang disertai dengan
bukti-bukti atau fakta-fakta
untuk memperkuat argumen.

c. Penulis meringkas argumen-
argumen disertai dengan
saran-saran. a.Paragraf pendahuluan yang
memuat pertanyaan atau
pernyataan untuk didiskusikan.

b.Rangkaian paragraf yang memuat
bukti, alasan, argumen yang
mendukung atau menolak
pernyataan terkait dengan topik
diskusi.

c.Simpulan yang memuat
pandangan akhir yang mendukung
atau menolak pernyataan tentang
topik diskusi.


D. Membedakan Teks Ulasan dengan Teks Eksposisi
Setelah kita mempelajari tentang perbedaan teks diskusi dengan teks eksposisi, sekarang kita akan mempelajari tentang perbedaan teks ulasan dengan teks eksposisi. Adapun perbedaan tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No Aspek Teks Ulasan Teks Eksposisi
1. Tujuan Untuk menyampaikan tanggapan atas sebuah objek atau topik tertentu agar pembaca dapat menentukan sikap atas topik yang diangkat.
Untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang sejelas-jelasnya atau memaparkan/menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah.
2. Struktur a.Pernyataan pengantar penulis
menjelaskan tentang topik atau
objek yang diulas.

b.Pernyataan persetujuan/peno-
lakan/ keterpihakan penulis.

c.Kesimpulan: Penulis menarik
kesimpulan akhir atas objek
atau tema yang diangkat dalam
teks ulasan. a.Pernyataan pengantar: penulis
menyajikan titik pandang dan
argumen yang akan disajikan.

b.Serangkaian argumen: penulis
memaparkan serangkaian
argumen yang disertai bukti-bukti
atau fakta-fakta untuk memperkuat
argumen.

c.Penulis meringkas argumen-
argumen disertai alaan-alasan.


2. Memaparkan/Menjelaskan Denah dan Bahasa Petunjuk
A. Denah
Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan, dan sebagainya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, denah juga diartikan peta.
Perhatikan langkah menemukan tempat atau arah dalam denah berikut ini:
a) Menemukan tulisan atau keterangan tempat/lokasi yang ingin dicari.
b) Melihat petunjuk mata angin.
c) Melihat alur jalan-jalan yang menuju lokasi atau tempat yang dicari.
d) Melihat juga tempat-tempat yang dekat dengan lokasi yang dicari.

B. Bahasa Petunjuk
Secara umum, petunjuk diartikan sebagai ketentuan yang member arah atau bimbingan untuk menggunakan atau melakukan sesuatu.Petunjuk yang baik mengungkapkan alur kegiatan yang tersusun dengan rapi, sistematis, urutannya tepat, serta menggunakan bahasa yang lugas, mudah dipahami, dan efektif.
Contoh bahasa petunjuk yaitu petunjuk memasak mi instan, meminum obat, menggunakan peralatan rumah tangga, dan sebagainya.
Berikut contoh petunjuk membuat mi instan yang baik dan benar
1) Rebus mi dalam air mendidih 400cc (2 gelas).
2) Aduk pelan-pelan selama tiga menit sampai mi terlihat matang.
3) Tuangkan bumbu, minyak bumbu, dan bubuk cabai ke dalam magkuk, selama mi dima-
sak.
4) Tuangkan mi beserta kuahnya ke dalam mangkuk yang sudah berisi bumbunya.
5) Mie siap utuk disajikan.

Contoh soal:
1. Pada intinya karangan eksposisi adalah karangan yang bersifat ....
a. Mengambarkan c. Menceritakan
b. Mempengaruhi d. Memaparkan
Jawaban : D
Pembahasan :
Ada lima jenis karangan berdasarkan sifatnya, yaitu: karangan narasi (menceritakan), karangan deskripsi (penggambaran), karangan persuasi (pengaruh), karangan argumentasi (alasan) dan karangan eksposisi (pemaparan).

2. Berdasarkan cara penyajian bentuk pemaparannya, ekpositoris dibedakan menjadi 2, yaitu ....
a. Ekspositoris radikal dan bebas.
b. Ekspositoris statis dan dinamis.
c. Ekspositoris vertikal dan horizontal.
d. Ekspositoris modern dan klasik.
Jawaban : C
Pembahasan :
Ekpsositoris dapat disajikan dalam bentuk menyamping/horizontal dan kebawah/vertikal.







Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Hal yang harus diperhatikan dalam membaca denah adalah ….
a. Arah mata angin.
b. Tempat mengakhiri.
c. Tempat memulai.
d. Penanda denah.

2. Perhatikan kutipan petunjuk berikut!
Jika anda berada pada bangunan bertingkat setelah terjadi gempa dan masih sadar:
1) jangan panik berlebihan
2) …..
3) Jauhi bangunan agar terhindar dari bahaya runtuhan
4) Mintalah pertolongan pertama.
Bagian petunjuk tersebut dapat dilengkapi dengan kalimat ….
a. Carilah jalan untuk keluar secepatnya dan amankan dari bahaya.
b. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
c. Cari pertolongan dengan cepat agar tidak terjebak di dalam gedung.
d. Cari pintu keluar, gunakan tangga untuk mempercepat waktu keluar ruangan.

3. Perhatikan denah berikut!


Berdasarkan denah tersebut, kalimat berikut yang tepat adalah ….
a. Pasar Baru berda berdampingan dengan jalan Kapuas dan jalan Indah
b. Penghuni kompleks Melati Permai jika berbelanja harus melewati jalan Indah.
c. Jalan Diponegoro berada di sebelah utara Pasar Baru dan kompleks Indah Melati
d. Kompleks Melati Permai berada di sebelah selatan jalan Kapuas.

4. Bacalah petunjuk pembersih wajah berikut!
1) Bersihkan wajah dari sisa-sisa kotoran dengan sabun yang mengandung minyak tumbuhan.
2) Terakhir oleskan wajah dengan pelembab.
3) Bilas dengan air hangat, lalu segarkan dengan air mawar atau air dingin.
4) Kemudian pijat wajah dengan gerakan rotasi menggunakan campuran minyak esensial dan minyak zaitun.
Urutan kalimat petunjuk membersihkan wajah yang tepat adalah ….
a. 1-4-2-3 c. 1-4-3-2
b. 3-1-4-2 d. 4-2-1-3

5. a.Sertakan gambar-gambar untuk memperjelas petun-
juk tersebut
b. Tentukan jenis resep yang akan disusun.
c. Susunlah secara sistematis dengan logis.
d. Kumpulkan berbagai bahan dan informasi.
Langkah-langkah penyusunan resep yang benar adalah ….
a. d, c, b, a, c. c, b, d, a
b. b, c, d, a d. b, d, c, a

6. (1) Tulislah tulisan yang akan kamu posting;
(2) Klik menu new entri;
(3) Ketik dan masukan alamat ke www.blogger.com;
(4) Klik mozilla firefox/internet explorer/ google chrome;
(5) Klik file posting;
(6) Koreksi kembali tulisan yang kamu tulis tersebut;
(7) Klik file lihat blog untuk mengetahui apakah postinganmu sudah benar-benar muncul atau belum.
(8) Tunggu sampai ada pemberitahuan bahwa postingan kamu berhasil;
(9) Tunggu hingga laman beranda blog terbuka;
(10)Masukan alamat email dan kode sandi pada kolom yang muncul;
Urutan yang tepat untuk petunjuk membuat tulisan di blog adalah ....
a. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(6)-(5)-(8)-(7).
b. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(5)-(6)-(8)-(7).
c. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(6)-(1)-(5)-(8)-(7).
d. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(6)-(8)-(5)-(7).

7. Sudah seminggu terakhir aku mengikuti ulangan semesteran. Ada empat pelajaran yang menurutku sulit, yaitu: bahasa Inggris, matematika, sejarah dan fisika.
Berdasarkan cara penyajian pemaparannya, teks di atas tergolong ke dalam ...
a. Eksposisi vertikal.
b. Eksposisi horizontal.
c. Eksposisi generalisasi.
d. Eksposisi khusus/khas.

8. (1) Berlatih bercerita.
(2) Membaca cerita yang menarik itu.
(3) Berdiskusi untuk menentukan pokok- pokok cerita.
(4) Menentukan cerita yang menarik berdasarkan persediaan buku.
(5) Bercerita dengan urutan yang baik, lafal, intonasi, gestur dan mimik yang tepat.
(6) Merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik.
Urutan yang tepat untuk menyampaikan suatu cerita adalah ....
a. (4), (2), (3), (1), (6), (5).
b. (4), (2), (1), (3), (6), (5).
c. (4), (2), (6), (3), (1), (5).
d. (4), (2), (3), (6), (1), (5).

9. Perhatikan denah di bawah ini!


Jika Kevin hendak pergi ke SMAN 5 Kediri, dan saat ini ia berada di SMAN 1 Kediri, maka petunjuk arah yang harus dilalui Kevin adalah ....
a. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah timur, lalu bergerak ke utara hingga bertemu simpang tiga dan ia berbelok ke barat hingga bertemu dengan jalan Veteran, kemudian berbelok ke arah utara melewati jalan Kawi.
b. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah utara melewati jalan Veteran, lalu berbelok ke arah barat melewati jalan Veteran dan ketika bertemu dengan perempatan Sukorame, ia harus berjalan ke arah selatan.
c. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah barat mengikuti jalan Veteran dan jalan Mastrip. Sesampainya diujung, ia akan bertemu dengan simpang tiga dan ia harus berbelok ke arah utara mengikuti jalan tersebut.
d. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin harus berjalan ke arah barat mengikuti jalan Veteran dan berbelok ke arah utara pada saat bertemu perempatan Sukorame.

10. (1) Ketik nominal uang yang akan diambil.
(2) Tunggu hingga uang keluar dari mesin
(3) Pilih menu penarikan tunai.
(4) Cetak resi transaksi.
(5) Masukan pin yang sudah kamu pilih.
(6) Ambil kartu ATM yang sudah keluar.
(7) Masukan kartu ATM ke dalam mesin.
(8) Masukan ATM ke dalam dompet.
Urutan yang tepat untuk petunjuk melakukan transaksi penarikan uang di mesin ATM adalah ...
a. (7)-(5)-(3)-(2)-(1)-(4)-(6)-(8).
b. (7)-(5)-(3)-(1)-(2)-(6)-(4)-(8).
c. (7)-(5)-(3)-(1)-(4)-(2)-(6)-(8).
d. (7)-(5)-(3)-(1)-(2)-(4)-(6)-(8).

11. (1) Ambil selembar sapu tangan dan bentangkan secara
lebar.
(2) Celupkan Amplop yang telah ditempel perangko ke
dalam segelas air,
(3) Perangko siap ditempel pada album.
(4) Keringkan perangko yang basah dengan sapu
tangan yang sudah disiapkan,
(5) Ambil amplop yang telah ditempelperangko,
(6) Setelah dicelupkan amplop yang telah tertempel perangko tersebut diangkat
(7) Lepaskan perangko dengan perlahan supaya tidak sobek.
Urutan yang tepat dari cara pengambilan perangko yang tertempel pada sebuah amplop adalah .....
a. (5), (1), (2), (6), (7), (4), (3)
b. (5), (1), (6), (2), (7), (4), (3)
c. (5), (2), (6), (7), (1), (4), (3)
d. (5), (2), (1), (6), (7), (4), (3)

12. Service dalam bermain tenis lapangan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut. Pertama, ambillah posisi di luar garis belakang dan agak ke tengah. Kedua, lakukan konsentrasi untuk beberapa detik dan aturlah posisi kaki. Ketiga, bungkukkan badan ke depan sedikit sambil melempar bola ke atas, raket diayunkan ke belakang dan dengan cepat pukullah bola dengan kekuatan maksimal, bola akan melayang dengan cepat.
Paragraf di atas termasuk ke dalam jenis
a. Eksposisi
b. Argumentasi
c. Deskripsi
d. Narasi

13. Ciri pengembangan karangan eksposisi adalah ....
a. Mengungkapkan fakta yang diperjelas dengan grafik, gambar atau statistik untuk memperjelas informasi.
b. Mengungkapkan fakta yang diperjelas dengan grafik, gambar, atau statsistik untuk membuktikan atau mempengaruhi pembaca,
c. Menceritakan urutan peristiwa secara kronologis.
d. Mengajak pembaca mengikuti anjuran penulis.

14. Setiap orang mempunyai hobi atau kegemaran, namun tidak setiap orang dapat mengembangkan hobinya dengan baik. Banyak faktor yang menyebabkan orang tidak dapat mengembangkan hobinya. Pertama, kemungkinan lingkungan tidak mendukung. Sebagai contoh, kita memiliki hobi melukis, namun orang tua tidak menginginkan kita mengembangkan hobi kita itu. Faktor kedua, adalah dana atau fasilitas pendukung. Kita mempunyai hobi beternak ayam, namun kita tinggal di perkotaan yang padat penduduk. Faktor lain yang lebih penting adalah kemauan kita. Apapun kendala yang kita hadapi, apabila kita memiliki kemauan yang kuat, tidak setengah hati, kita dapat mengatasi masalah-masalah yang menghambat pengembangan hobi kita.
Teks eksposisi di atas memiliki ide pokok ...
a. Semua orang memiliki hobi atau kegemaran.
b. Tidak setiap orang dapat mengembangkan hobinya
dengan baik.
c. Faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat
mengembangkan hobinya.
d. Lingkungan dapat menjadi penyebab orang tidak
mengembangkan hobinya

15. Berikut ini merupakan hal-hal yang tepat untuk dikembangkan ke dalam karangan eksposisi yang bersifat khas, kecuali ...
a. Saat pertama kali diterima di tempat kerja.
b. Saat pertama kali mengarungi Samudra yang luas.
c. Saat pertama kali kegiatan MOS di SMP.
d. Saat pertama kali makan nasi.

16. Yang bukan termasuk ciri struktur teks eksposisi adalah ....
a. Pernyataan pengantar: penulis menyajikan titik
pandang dan alasan yang akan disa-jikan.
b. Serangkaian argumen: penulis memaparkan
serangkaian argumen yang disertai dengan bukti-
bukti atau fakta-fakta untuk memperkuat argumen.
c. Penulis meringkas arggumen-argumen disertai
dengan saran-saran.
d. Paragraf pendahuluan yang memuat pertanyaan
atau pernyataan untuk didiskusikan.

17. Dana Fly Over Simpang Jakabaring
Telan Rp 100 Miliar

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Sumatera Selatan tahun 2013 ini, DPRD bersama Pemprov Sumsel telah sepakat akan mengalokasikan dana Rp 100 miliar. Dan itu untuk menyelesaikan pembangunan jembatan layang (fly over) di Simpang Jakabaring. Diharapkan, keberadaan jembatan layang ini dapat mengurangi kemacetan di Palembang yang semakin parah.
Anggota Badan Anggaran DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah menyatakan, “Dana yang lumayan besar tersebut sebelumnya akan dialokasikan untuk pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya. Akan tetapi karena jalan tersebut masih dalam studi kelayakan dan posisinya belum jelas. Maka dananya dialihkan ke penyelesaian pembangunan Fly Over di Simpang Jakabaring.

(Dikutip: Postingan FB Seputar Palembang
edisi 13 November 2012)

Berdasarkan teks di atas, hal-hal pokok yang terdapat pada teks penjelasan di atas adalah, kecuali...
a. DPRD bersama Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana Rp 100 miliar.
b. Keberadaan jembatan layang di Jakabaring ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Palembang yang semakin parah.
c. Dana pembangunan jembatan itu sebelumnya akan dialokasikan untuk pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya.
d. Pengalihan dana penyelesaian pembangunan Fly Over di simpang Jakabaring dikarenakan jalan tol Palembang-Indralaya masih dalam studi kelayakan dan posisinya belum jelas.

18. Menurut pemantauan dan data yang dihimpun WWF Indonesia, sebuah LSM lingkungan hidup, dalam dua tahun terakhir tercatat 66 harimau sumatera terbunuh, ekuivalen dengan dua puluh persen populasi dengan harimau sumatera. Jumlah satwa liar yang terbunuh saat itu diperincinya sebagai berikut. Di Sumatera Barat 9 ekor, di Jambi 5 ekor, di Riau 13 ekor, di Bengkulu 9 ekor, dan di Lampung 30 ekor. Dalam jumlah ini belum termasuk lima kepala harimau yang diawetkan di Pekan Baru, ungkap kepala lingkungan hidup.
Gagasan utama dari paragraph ekpositoris di atas
adalah ....
a. Pencatatan semua jenis harimau yang dibunuh.
b. Pengawetan kepala harimau sumatera.
c. Penghimpunan data pembunuhan harimau
sumatera.
d. Pencatatan dua tahun terakhir populasi harimau
sumatera.

19. Pernyataan berikut yang menunjukkan ciri-ciri kebahasaan sebagai teks ulasan dan teks eksposisi adalah ...

Teks Ulasan Teks Eksposisi
a. Jika sejak kecil dibiasakan untuk mengapresiasi karya seni, kelak anak-anak akan berkembang menjadi sosok pribadi yang beradab dan berbudaya. Namun seniman di Indonesia mulai dikenal di dunia internasional seiring dengan kemajuan dunia pariwisata.
Sebagai generasi muda, kita perlu meneladani sikap generasi tua yang sangat menghargai seni tradisional. Banyak faktor yang memengaruhi tingkat apresiasi seseorang terhadap karya seni. Selain minat, juga dipengaruhi faktor lingkungan.
Musik Indonesia sangat beragam karena banyak jumlah suku di Indonesia. Cerpen karya Siska sebenarnya cukup bagus, sayangnya rimanya terkesan kurang diperhatikan.
Puisi karya Feri Nainggolan cukup menarik. Selain menggunakan rima yang indah, diksinya juga dipilih dengan cermat. Musik bisa merangsang syaraf otak menjadi lebih segar sehingga mampu meningkatkan kecerdasan emosional.

20. Manakah dari pernyataan berikut yang sesuai dengan fungsi teks eksposisi adalah ...
a. Menyajikan isu yang ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu pro dan kontra.
b. Menyajikan pendapat atau gagasan yang netral.
c. Berguna untuk mendorong pembaca agar menimbang-nimbang sudut pandang mana yang diikuti.
d. Berguna untuk menyakinkan pihak lain bahwa apa yang disampaikan benar berdasarkan argumentasi yang diajukan.








1. Apa yang kamu ketahui tentang karangan eksposisi?

2. Sebutkan ciri-ciri karangan eksposisi!

3. Buatlah gambar denah tentang perjalananmu dari rumah ke Budiwijaya cabangmu!

4. Buatlah langkah-langkah mengerjakan soal dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK)!

5. Apa perbedaan teks eksposisi dengan teks ulasan dan teks diskusi?

Materi dan Contoh Soal Tentang Teks Ulasan Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP

BAB V
Teks Ulasan


1. Memahami dan Menangkap Makna Kebudayaan yang Penuh Dengan Makna
A. Pengantar Teks Ulasan
Perkembangan teknologi sungguh pesat. Banyak informasi yang kita peroleh dari beragam media. Bukan hanya dari radio dan televisi. Arus internet pun sekarang sudah meluas di kalangan masyarakat.
Setiap ulasan yang muncul mengabarkan tentang persoalan masyarakat yang menjadi konsumsi umum. Sehingga, akan munculah beragam tanggapan-tanggapan yang dapat disampaikan di berbagai media sosial. Salah satu tanggapan tersebut adalah ulasan.

B. Memahami dan Menangkap Makna Teks Ulasan
Telah dibahas pada subbab sebelumnya bahwa ulasan merupakan suatu kupasan, tafsiran, atau komentar terhadap sesuatu. Ulasan dapat kita berikan pada beragam objek, seperti: ulasan tentang tajuk rencana di surat kabar, ulasan kekurangan dan kelebihan buku disebut resensi, ulasan film dan sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan setiap contoh teks ulasan berikut ini!
• Tajuk Rencana
Tajuk rencana merupakan artikel pokok dalam suatu surat kabar yang berisi tentang pandanganredaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Tajuk rencana jugadikenalmasyarakatdenganberbagainama, dintaranya:mahkotasuratkabar, leader, indukkarangan dan editorial.
. Fungsi tajukrencana sangat banyak, diantaranyayaitu:menjelaskanberita, mengisilatarbelakang, meramalkanmasadepan, merumuskansuatupenilaian moral dan lain-lain. Selain fungsi, editorial yang baikharuslahmempunyaisifat-sifat dibawahini, yaitu:
1. Informatif : Mampumemberikaninformasi.
2. Eksposisi : Memaparkanataumenjelaskan.
3. Argumentatif : Memberikanalasan-alasan.
4. Persuasif : Memberikanpengaruh.
5. Entertaint : Untukmemberikanhiburan.
6Evaluating : Memberikanpenilaianterhadapmasalah yang dikupas.
Karenatajuk rencanamerupakantulisanberopinidanmemerlukananalisis yang sangatmendalam, maka editorial harusbisaditulisolehseorangeditor (penulis editorial) yang mempunyaisyarat seperti: berpengengetahuanluas, bersifatobjektif, tidakmempunyaiprasangkaburuk dan mampumemberikanargumentasi yang meyakinkan.
Adapun ciri-ciri tajuk rencana adalah sebagai berikut.
1. Mengandung ulasan suatu masalah yang diperbincangkan.
2. Berisi pendapat atau opini redaksi tentang kejadian-kejadian aktual.
3. Bersifat subjektif dari buah pemikiran redaksi.
4. Biasanya bersifat nasional.
Aspek-aspek yang menjadi fokus dalam tajuk rencana, yaitu: judul, latar belakang masalah, tokoh, masalah, peristiwa yang disampaikan, opini penulis, saran dan solusi, kesimpulan, sumber berita dan anggota redaksi.

• Resensi
Resensibukumemilikibanyakistilahantara lain: ulasanbuku, bedahbuku, timbanganbuku, tinjauanbuku. Resensimerupakankegiatanpenilaianatauulasanterhadapbukuatausuatukarya, ataumemberikansuatugambarankepadaakhalayakmengenaiisi, kelebihandankelemahanbukuataukaryasastra.
Penilaianbukuharusdilakukansecaraobjektif, tidakbolehsubjektif.Maksudpenilaianobjektifadalahpenilaian yang dilakukansecarajujuratasbuku yang kitabaca.Adapunpenilaiansubjektifadalahpenilaian yang tidakberdasarkannilaibuku yang kitabaca.Misalnya, karenapenulisannyaadalahtokohatauartisidolakitamakakitanilaibaik, walaupunbelumtentubaik; ataukitamengatakanbaik, tetapitidakmempunyaialasankebaikannya.
Dalam hal ini, tugasseorangpenulisresensiadalahmemberikangambarankepadapembacamengenaisuatukarya yang diresensinyaapakahkaryatersebutperlumendapatsambutanatautidak. Jadi, seorangpenulisresensi yang baiksangatmembantupembacadalammenentukanpilihan.Selainitu, penulisresensijugamembantupenerbitataupengaranguntukmemperkenalkansuatukarya.
Menulis resensi haruslah berstruktur. Agar berstruktur, peresensi harus melakukan langkah-langkah. Adapunlangkah-langkahmenulisresensibukuadalahsebagiberikut.
a. Mencaridanmenentukanbuku yang akandiresensi.
b. Membacabukuitudenganseksama.
c. Mengidentifikasiataumenandaibagian-bagianbuku yang dirasamenarikdanmenjadikelebihannyamaupunkekurangannnya.
d. Membuatikhtisardanmencatatisibukusecaragarisbesar.
e. Menuliskanpendapatpribadisebagaitanggapanataupenilaianatasisibuku.
f. Memadukanikhtisardantanggapanpribadimenjadisebuahtulisan yang utuh.
g. Menuliskan data-data terbitandanfisikbuku.
Selain langkah-langkah di atas, Peresensi juga harus mengetahui hal-hal yang harus diungkapkan dalam meresensi buku. Berikuthal-hal yang perludiungkapkandalamresensibuku:
1) Identitasbuku, yang meliputi:
a. judul
b. namapengarang
c. kotadannamapenerbit
d. tahunatauedisipenerbitan
e. tebalbuku
2) Isi buku yang pentingataumenarik
3) Bahasapengarang
4) Keunggulan
5) Kelemahan
6) Kesimpulandan saran-saran

C. Mengidentifikasi Kekurangan dan Meringkas Teks Ulasan
Tidak ada sebuah tek yang sempurna. Setiap teks ulasan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk itu, kita diminta untuk dapat mengidentifikasi kekurangan dari teks ulasan yang kita baca.
Adapun langkah-langkah yang harus kita perhatikan saat ingin menemukan kekurangan dan kelebihan teks ulasan adalah sebagai berikut.
1) Bacalah secara seksama teks ulasan tersebut.
2) Perhatikan kelengkapan bagian atau struktur teks ulasan dan isinya.
3) Temukan unsur-unsur yang mendukung kelengkapan struktur teks dan isinya.
4) Perhatikan bahasa yang digunakan dalam teks ulasan.
5) Temukan unsur-unsur yang tidak mendukung kelengkapan teks ulasan.
Setelah kamu dapat mengidentifikasi teks ulasan, pastinya kemampuanmu untuk mengenal teks ulasan semakin bertambah. Maka, tugasmu selanjutnya adalah untuk dapat meringkas teks ulasan tersebut. Meringkas merupakan salah satu upaya untuk memahami teks dengan cara membaca keseluruhan teks dan mencatat hal-hal yang dianggap penting. Tujuan dari kegiatan meringkas ini adalah untuk memberikan apresiasiterhadap kreativitas sang penulis.
Adapun langkah-langkah untuk meringkas teks ulasan, adalah sebagi berikut.
1) Membaca teks ulasan secara keseluruhan.
2) Mengidentifikasi inti sari teks teersebut.

Contoh Teks Ulasan:

Tajuk Rencana

China Segera Menjadi Nomor Dua

Jika disandingkan, dinamika perekonomian AS dan China sebagai dua negara raksasa terlihat kontras di tengah krisis keuangan global saat ini. Perekonomian AS lesu, sementara China bergairah. Kegairahan China semakin mengesankan karena hampir dipastikan akhir ini China akan mengambil alih posisi Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Sebaliknya AS sebagai kekuatan ekonomi nomor satu dunia sedang kerepotan oleh kesulitan ekonomi yang berawal dari krisis keuangan. Upaya melepaskan diri dari krisis semakin sulit karena defisit anggaran sampai di atas satu triliun dolar AS.
Sebagai masalah mendesak, persoalan defisit anggaran dan defisit perdagangan dengan China dijadikan topik pembicaraan AS-China selama dua hari awal pekan ini di Washington. Hingga Mei 2009, defisit AS dalam perdangan dengan China mencapai 84,6 milyar dolar AS, sementara tahun 2008 mencapai 268 milyar dolar AS. Kondisi perekonomian AS dan banyak negara lainnya berada dalam kesulitan sebagai dampak krisis keuangan global yang berawal dari AS. Sebaliknya perekonomian China terus tumbuh. Tanda-tanda China menjadi raksasa ekonomi menjadi semakin jelas.
Sudah muncul perkiraan, mungkin tidak sampai 50 tahun lagi China akan menjadi kekuatan ekonomi nomor satu dunia, menggeser AS. Jika perkiraan ini benar, sejarah kesuksesan China seperti berulang. Pernah disinggung, China pada awal abad ke-19 merupakan raksasa ekonomi nomor satu dunia. Menurut perkiraan, tahun 1820 China menguasai sekitar 29 persen perekonomian global, sedangkan nomor dua diduduki India sekitar 16 persen.
Tanda-tanda India meraih kembali posisi nomor dua itu juga mulai kelihatan. Dinamika pembangunan perekonomian India tidak kalah gairahnya dengan China. Kedua negara Asia itu menjadi bagian dari sangat sedikit negara di dunia yang mampu menjaga pertumbuhan di tengah krisis ekonomi global yang merupakan terburuk sejak depresi ekonomi dunia tahun 1930-an.
Para pengamat cenderung berpendapat, China dapat menjadi lokomotif yang dapt menarik negara lain keluar dari krisis, antara lain karena mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekitar 7 persen dan sukses menjalankan paket stimulus. Sudah terbayang, setelah krisis berlalu, China akan lebih melaju lagi karena sudah tersedia infrastruktur yang dibangun selama krisis dengan paket stimulus 586 milyar dollar AS.
Sementara AS masih kelimpungan oleh defisit anggaran yang tinggi dan juga karena paket stimulus ekonomi 787 milyar dollar AS, yang disetujui Kongres bulan Februari lalu tidak begitu lancar. Kemampuan AS segera keluar dari krisis akan besar pengaruhnya bagi dunia untuk terlepas dari jebakan krisis yang lebih rumit.

Sumber : Kompas, 28 Juli 2008


Resensi
MENCARI JATI DIRI



JudulBuku : MendapatHidayah
Penulis : Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan
JumlahHalaman : 95 halaman




Hidup adalah sebuah perjuangan. Mengapa dikatakan perjuangan? Karena hidup tak bisa lepas dari suatu halangan dan rintangan. Kedua hal tersebut tentunya tidak bisa kita hindarkan dari kehidupan kita. Hanya saja, halangan dan rintangan akan menjadikan kita pribadi yang tangguh apabila kita dapat melewatinya dengan niat dan usaha. Tapi yang menjadi kendala saat ini adalah kemauan kita. Sering sekali kita ingin merubah pribadi kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, keinginan itu sering sekali hanya berlangsung sebentar dan ternyata kita masih saja kembali pada kepribadian yang lama. Lantas, apakah kita sudah dapat melewati rintangan dan halangan hidup dengan baik? apakah kepribadian kita sudah berubah menjadi baik atau malah justru sebaliknya? Dari sanalah, bukuiniakanmenjawabnya.
DalambukuinidikisahkanseorangYasir yang beberapaakhirinimengalamikegundahan yang teramatmendalam. Saatituiamengalamiketertekanan mental yang takterbendung. Iamerasakandosa yang telahmemperbudakcatatankeimanannyaselamaini. Diseladarikebingungannyaitulah. Iaberkomunikasidengandirinya. Iainginbenar-benarinsyaf. Hinggaakhirnya, iaberfikirakanmenemuitemanlamanya Ibrahim yang merupakanmuslim yang taat. Setelahituiamenemuisahabatlamanyaitugunamencaripencerahandarimasalah yang iatanggungsaatitu. Selama 6 pertemuaniabelajarbersamatemannyatersebut.
Dalam penjabarannya, buku ini cenderung berisi tentang nilai-nilai pendidikan, agama, dan moral yang baik. Buku ini berusaha untuk mengajak pembacanya agar dapat lebih mengenal dirinya sendiri untuk dapat melawan halangan dan rintangan hidup. Buku ini disajikan dalam bentuk cerita. Sehingga, pembaca seolah dibuat sebagai tokoh yang sedang menerima nasihat-nasihat dari temannya secara langsung. Pengembangan pola bahasa yang dipergunakan dalam buku ini cukup sederhana, namun tidak mengurangi unsur rasionalisme. Buku ini juga dilengkapi dengan kutipan hadist dan ayat-ayat yang dapat menjadikan pembaca semakin percaya dengan hal yang dikemukakan oleh penulis.
Hanya saja, ada beberapa hal-hal yang sepertinya menjadi kelemahan penulis dalam memaparkan cerita. Buku ini disajikan oleh penulis per babak. Maksudnya, pada saat penceritaan di salah satu babakk sedang memuncak, tiba-tiba penulis mengakhiri babak tersebut dengan uraian yang menjelaskan bahwa jawaban tersebut akan ditemukan pada bagian selanjutnya. Jelas hal ini menyebabkan pembaca kurang puas karena harus melanjutkan lagi rasa penasarannya pada bagian selanjutnya yang terlebih dahulu diawali oleh cerita pengantar.
Namun, terlepas dari faktor kelebihan dan kekurangan buku tersebut. Rasanya kurang lengkap apabila kita tidak membaca buku ini secara langsung. Buku ini sangat menarik untuk kita baca sebagai arahan buat kita agar menjadi pribadi yang baik yang dapat melalui halangan dan rintangan kehidupan dengan sebaik-baiknya.

Oleh: Alvian Kurniawan


Contoh Soal:
1. (1) penafsiran
(2) simpulan
(3) judul
(4) gambaran umum
(5) penilaian
Urutan yang tepat untuk menyusun teks ulasan sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat adalah ...
a. (3), (4), (5), (1), (2).
b. (3), (5), (4), (1), (2).
c. (3), (4), (5), (2), (1).
d. (3), (5), (4), (2), (1).
Jawaban : A
Pembahasan :
Secara umum teks ulasan menggunakan struktur isi sebagai berikut.
(3) Judul yang berfungsi untuk mengerakan pikiran si pembaca untuk mengetahui
gambaran umum yang akan dibahas.
(4) Gambaran umum yang berfungsi untuk memaparkan karya benda yang akan diulas
secara umum kepada si pembaca.
(5) Penilaian yang berfungsi untuk menjelaskan penilaian pengulas terhadap kelebihan
atau kekurangan buku yang diulas serta dilengkapi dengan bukti yang kuat.
(1) Penafsiran adalah suatu pandangan penulis terhadap karya atau benda yang diulas.
(2) Simpulan adalah pernyataan inti yang menyangkut ulasan keseluruhan yang
disampaikan secara singkat.

2. Judulbuku yyang di resensi pada contoh diatas adalah...
a. Mendapat Hidayah c. Hidayah Keimanan
b. Memperoleh Barokah d. Barokah dalam keimanan
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada ideentitas di atas telah dijelaskan judul buku tersebut adalah Mendapat Hidayah.









Berilahtandasilang (X) padasalahsatuhuruf a, b, c dan d sebagaijawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Pernyataan sikap berikut yang tepat digunakan untuk mengulas sebuah novel adalah ...
a. Cerita anak adalah suatu media penyampaian moral yang mendidik kepada anak-anak kita. Dengan adanya cerita anak, orang tua tidak perlu terlampau repot untuk memikirkan tentang media apa yang dapat dipergunakan untuk memberikan nilai pendidikan kepada sang anak.
b. Buku cerita ini memiliki pelukisan bahasa yang sangat sederhana. Meskipun demikian, penulis berhasil mengajak pembaca masuk ke dalam cerita dengan sangat gamblang. Sehingga, penulis dapat dinyatakan sukses memainkan bahasa.
c. Tidak banyak yang menyukai buku-buku nonfiksi, demikian yang terungkap dalam penilitian yang digelar di beberapa sekolah di kota Palembang ini. Hal ini jelas membuktikan bahwa pasaran buku fiksi jauh lebih banyak peminatnya.
d. Buku modul ini dibuat dengan kerjasama tim untuk membantu kegiatan belajar mengajar di bimbingan belajar Budiwijaya. Buku ini dilengkapi dengan pembahasan soal-soal yang lengkap untuk membantu siswadalam proses kegiatan KBM di sekolah masing-masing.

2. Pernyataan berikut yang tepat untuk digunakan sebagai judul teks ulasan adalah ..
a. Kembalikan karya seni sebagai sarana untuk
memanusiakan manusia.
b. Rendahnya minat baca di kalangan generasi
muda pada abad ke-21.
c. Lunturnya kebanggaan masyarakat terhadap
pengunaan bahasa daerah.
d. Penggunaan majas hiperbola dalam puisi karya
Prihatmi Simatupang.

3. Pernyataan berikut yang tepat dijadikan sebagai gambaran umum sebuah novel adalah ...
a. Buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak bernama Gita Sesa Wanda Cantika yang menyandang penyakit rabdiomasarchoma atau sejenis kanker lunak yang menyerang wajahnya. Buku ini mengandung amanat untuk tidak berputus asa dalam menerima musibah termasuk penyakit.
b. Banyak pengaruh besar dalam fungsi suatu bahasa tentang banyaknya bahasa yang mulai masuk dan beredar dalam kehidupan bermasyarakat. Jelaslah ini menjadi angin segar untuk pengaruh bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
c. Buku novel ini dikemas dengan alur cerita yang beragam. Banyak terdapat perbedaan-perbedaan dengan kemasan cerita yang ditemukan pada novel-novel pada umumnya.
d. Penulis novel ini adalah seorang yang sudah sangat terkenal. Ia telah menerbitkan berbagai macam novel yang diangkat ke dalam layar kaca perfilman. Siapa lagi kalau bukan Andrea Hirata.

4. Pernyataan berikut yang tidak tepat dipergunakan untuk mengungkapkan kekurangan sebuah puisi dalam teks ulasan adalah ....
a. Puisi kontemporer karangan Sutardji Calzoum Bachri memang memiliki gaya bahasa yang sangat khas. Kredo yang diangkat berkenaan dengan mantra-mantra. Sehingga cukup unik untuk dibaca.
b. Banyak puisi-puisi moderen yang tidak lagi mementingkan aturan dalam penulisan. Namun, justru dengan terlepasnya aturan penulisan tersebut yang menyebabkan penulis masa kini tidak mengalami keterpenjaraan dalam menulis suatu karya.
c. Puisi-puisi Chairil Anwar memang sarat akan makna, namun banyak sekali puisi-puisinya yang terlampau bebas gaya bahasanya yang terkesan sarkasme, sehingga tidak semua puisinya dapat dikonsumsi anak-anak kecil.
d. Puisi angkatan kemerdekaan mengungkapkan makna nasionalis dan rasa cinta terhadap bangsa dan menentang masa penjajahan di masa lampau, sehingga puisi-puisi zaman itu dianggap sangat berani.

5. Hidup adalah sebuah perjuangan. Mengapa dikatakan perjuangan? Karena hidup tak bisa lepas dari suatu halangan dan rintangan. Kedua hal tersebut tentunya tidak bisa kita hindarkan dari kehidupan kita. Hanya saja, halangan dan rintangan akan menjadikan kita pribadi yang tangguh apabila kita dapat melewatinya dengan niat dan usaha. Tapi yang menjadi kendala saat ini adalah kemauan kita. Sering sekali kita ingin merubah pribadi kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, keinginan itu sering sekali hanya berlangsung sebentar dan ternyata kita masih saja kembali pada kepribadian yang lama. Lantas, apakah kita sudah dapat melewati rintangan dan halangan hidup dengan baik? apakah kepribadian kita sudah berubah menjadi baik atau malah justru sebaliknya? Dari sanalah, bukuiniakanmenjawabnya.
Ditinjau berdasarkan struktur teksnya, ulasan di atas merupakan bagian .....
a. kesimpulan
b. keterpihakan penulis
c. argumentasi menolak
d. gambaran umum

6. Oleh sebab itu, Emil Salim kembali mengingatkan kita semua untuk benar-benar memperhitungkan faktor lingkungan dalam pembangunan, terutama di kota-kota besar. Seakan ia juga ingin mengatakan, kota-kota yang masih gandrung membangun gedung-gedung bertingkat dan mal tanpa mengindahkan dampak lingkungan, bersiaplah menghadapi bencana yang tidak main-main.
Ditinjau berdasarkan struktur teksnya, ulasan di atas merupakan bagian .....
a. kesimpulan
b. keterpihakan penulis
c. argumentasi menolak
d. gambaran umum

7. Yang bukantermasukbagiantulisandalamresensiadalah ....
a. Bukuinidikemasdenganalurcerita yang menarik. Gaya bahasa yang dipilihpenuliscenderungcukupberani dangamblang.
b. Bukuinisayabelisewaktusayaliburan di Jogja. Saatitusayatidaksengajamelihatbukuini di tokobuku. Karenasampulnyamenarik, lantasakubelisajabukutersebut.
c. Sebagaibukudenganpredikatbest seller, bukuinimasihperlubanyakperevisianterutamapadabagianeditingnya. Karenabanyaksekalikesalahantulisan yang masihseringmuncul.
d. Buku “Mari BerlatihMembaca” merupakanbukusaku yang ditulisuntukmembantuanak-anakusia 3-5 tahundalamberlatihmembaca. Bukuiniditulisdenganberagamtrikdan tips yang bisamembantu orang tuadalammengajaribuahhatinyadalammembaca.

8. Bagianpembukaresensi yang menariadalah …
a. Cerita-cerita yang dicontohkandalambukuiniberisipetuah-petuah agama, moral, danbudipekerti. Bukuinimenegaskankepadakitabahwamendongengsangatlahpentingdanbermanfaatbuatmasadepanmereka
b. TahukahAndabahwajumlahkeseluruhanpengetahuan yang kitaperolehsekaranginikurangdari 1% daripengetahuan yang seharusnyakitaketahui?
c. Mengapabukuinipentingdibacadandipraktikkanolehseorang guru? Guru sebagaifasilitatordalam proses belajarmengajartentunyamengharapkan yang terbaikbagisiswanya
d. Dalambukuinidisebutkanbahwamenulisitunikmat. Menulismembuatkitamemahamidirisendirisekaligusmengembangkandayaimajinasi. Tidakpercaya? Bukahalaman 115! Apa-apa yang paling dekatdengandirikitaadalahhal yang paling mudahuntukdituliskan

Tajuk rencana di bawah ini untuk menjawab soal nomor 11-13!

Swasembada

Swasembada, bisa diartikan memenuhi seluruh kebutuhan dari produksi sendiri. Itu artinya swasembada terkait erat dengan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Berdasarkan pemahaman seperti itu, Presiden Susilo Bambang Yudhyono berharap pada tahun 2009 nanti, negara ini mampu memenuhi seluruh permintaan kebutuhan bahan pangannya dari produksi dalam negeri.
Berdasarkan pemahaman itu, Menteri Pertanian, Anton Apriyantono, membatah kalau sekarang Indonesia belum swasembada beras. Khusus untuk beras, swasembada disebutnya sudah tercapai sejak 2004. Dengan memenuhi sebanyak 90% kebutuhan berasa dari dalam negeri, maka kondisi itu dinilainya sudah cukup untuk mendapatkan predikat swasembada beras. Ditambah lagi selama 2005-2006 impor berasa hanya 1% dari produksi beras nasional. Lain kata, 99% kebutuhan beras dari dalam negeri dan itu berarti swasembada beras.
Swasembada pangan boleh jadi memang tak hanya neraca penerimaan dan pengeluaran. Namun bisa juga mencakup urusan distribusi serta kemampuan masyarakat untuk memperolehnya. Kebutuhan pangan, meski sebagian mampu diproduksi sendiri, tetapi pendistribusiannya harus diakui masih sering mendapat gangguan. Masih banyak pelaku-pelaku yang tak bertanggung jawab menimbun dan sebagainya yang akhirnya membebani konsumen. Alhasil terkesan ada kelangkaan.
Bagi masyarakat petani sendiri masih menghadapi persoalan untuk meningkatkan produktivitas lahannya. Tingginya harga pupuk adalah salah satunya. Petani padi sebagainya konsumen utama produk pupuk nyaris tanpa peran dalam penentuan harga pupuk. Selain iu, kelngkaan pupuk pun masih sering terjadi. Sehingga harga melambung dan akibatnya menyulitkan petani.

11. Gagasan utama tajuk tersebut adalah...
a. Swansembada bukan hanya keseimbangan pemasokan dan permintaan tetapi juga urusan distribusi dan kemampuan masyarakat untuk mendapatkannya.
b. Harapan pemerintah Indonesia bahwa tahun 2009 negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya dari produksi dalam negeri.
c. Indonesia telah menjadi sukarelawan beras pada tahun 2004 dan 2005 karena 99% kebutuhan beras telah terpenuhi.
d. Petani belum bisa meningkatkan produktivitas lahannya karena tidak pernah dilibatkan dalam menentukan harga pokok.

12. Opini yang berlawanan dengan isi tajuk tersebut adalah...
a. Produktivitas petani bisa meningkat dengan murahnya harga pupuk.
b. Indonesia tidak akan mampu berswasembada pangan.
c. Boleh jadi Indonesia tidak impor beras pada tahun 2009.
d. Indonesia tidak akan kekurangan beras bila sudah berswasembada.

13. Simpulan yang tepat terhadap isi tajuk tersebut adalah...
a. Pengusaha banyak yang menimbun beras.
b. Swasembada pangan akan terjadi pada tahun 2009.
c. Petani sangat mengharapkan adanya harga pupuk yang murah.
d. Antar tokoh belum sepakat tentang maksud swasembada.

14. 1.786 Siswa Tidak Lulus UN Bahasa Indonesia

JAKARTA, Kegagalan siswa dalam ujian nasional (UN) SMA/MA 2011 ternyata masih disebabkan ketidaklulusan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia. Angka ketidaklulusan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia termasuk kedua tertinggi setelah Matematika.
Untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, jumlah siswa yang tidak lulus atau memiliki nilai di bawah angka empat sebanyak 1.786 (38,43 persen). Sedangkan, total siswa yang tidak lulus mata pelajaran matematika sebanyak 2.391 (51,44 persen). Untuk mata pelajaran bahasa Inggris, jumlah siswa yang tidak lulus justru relatif sedikit yaitu sebanyak 152 (3,2 persen).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Mansyur Ramly mengatakan faktor penyebab ketidaklulusan siswa untuk mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan minimnya kemampuan siswa untuk memahami bacaan.
“Kebiasaan siswa untuk membaca artikel panjang kemudian mendapatkan maknanya masih kurang. Soal bahasa Indonesia banyak diawali bacaan sehingga pertanyaan yang muncul terkait bacaan,” kata Mansyur kepada wartawan dalam konferensi pers terkait hasil UN di kantor Kemdiknas, Jakarta, Jumat (20/5).
Angka ketidaklulusan tertinggi untuk mata pelajaran bahasa Indonesia berada di Aceh sebanyak 611 siswa. Daerah lainnya yang tinggi angka ketidaklulusan bahasa Indonesia adalah Sumatera Barat (262 siswa), Jawa Timur (258 siswa), Sumatera Utara (152 siswa), Nusa Tenggara Barat (103 siswa) dan Sulawesi Selatan (99 siswa). Untuk mata pelajaran matematika, angka ketidaklulusan tertinggi berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu sebanyak 357 siswa. Daerah lain yang tinggi angka ketidaklulusan mapel matematika adalah Jawa Tengah (266 siswa), Sumatera Barat (250 siswa), Sulawesi Tenggara (141 siswa), dan Sulawesi Tengah (139 siswa).
Terkait hal itu, Mansyur membantah ketidaklulusan siswa dalam Bahasa Indonesia disebabkan materi yang sulit. Menurutnya, ketidaklulusan juga dikarenakan siswa terburu-buru atau kurang cermat saat mengerjakan soal. Dia berharap guru bahasa Indonesia lebih banyak melatih siswa untuk memahami makna dari bacaan.
“Di Amerika Serikat ada pelajaran membaca cepat (speed reading) artinya supaya anak juga dilatih cepat memahami konteks bacaan. Para guru bahasa Indonesia perlu melatih siswa kita untuk belajar membaca cepat seperti itu,” ujarnya.

Dikutip dari: koran Suara
Pembaharuan edisi 20 Mei 2011
Pernyataan yangtidak salah dari berita di atas adalah, kecuali . ...
a. Untuk mata pelajaran matematika, jumlah siswa yang tidak lulus atau memiliki nilai di bawah angka empat sebanyak 2.391 (51,44%). Sedangkan, total siswa yang tidak lulus mata pelajaran bahasa Indonesia sebanyak 1.786 (38,43%).
b. Mansyur menyatakan ketidaksependapatannya bahwa ketidaklulusan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan materi yang tidak mudah. Menurutnya, faktor kegagalan itu juga disebabkan siswa terburu-buru atau kurang cermat saat mengerjakan soal.
c. Di Amerika Serikat ada pelajaran membaca cepat (speed reading) artinya supaya guru juga dilatih cepat memahami konteks bacaan. Para guru bahasa Indonesia perlu melatih dirinya kita untuk belajar membaca cepat.
d. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Mansyur Ramly mengatakan faktor penyebab kegagalan siswa untuk mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan kurangnya kemampuan siswa untuk memahami bacaan.

15. Berawaldarikehidupankecildipedesaan, yang menyebabkanFahrisalahseorangmahasiswaasal Indonesia yang berkuliah di Al-AzharMesirmerasakankecilketikamenyambutperhatianrekan-rekanwanita yang menaruhhatikepadanya. Namun, disisilain, hatinyatakmampumenolakguratanhatinyapadaseorangwanitaberagama Kristen koptikbernama Maria. Namun, perbedaankeyakinan agama yang menyebabkaniamenahan rasa itu, meskipundisisi lain Maria pun telahmemberikantanda-tandahasratnyapadaFahri. Selintasdariperistiwaitu, menikahlahFahridenganwanita Islam yang bernama Aisha. Berakardarisanalahkonflik pun terjadi, Fahri yang statusnyatelahsahmenjadisuami Aisha difitnahNaora, salahsatuwanita yang menaruhhatipadaFahri. TudingankejiitumenyebabkanFahriharusmendekamkedalamtahanan yang serupadenganneraka. Dalamtahanantersebutiamendapatkanperilaku yang taksewenang-wenangdaripihakpenjagatahanan. ….
Dari kutipanteks ulasan di atas, trailer di atasmerupakan sinopsis dari film berjudul …
a. Surat kecil untuk Tuhan
b. Habibie dan Ainun
c. Ayat-ayatCinta
d. LaskarPelangi

16. Ternyata film Bumi Makin Panas benar. Setidaknya di Alaska, hasil sejumlah foto udara pada kawasan tundra di Alaska Kutup Utara itu membuktikan kebenarannya. Tampak jelas di sana bahwa pepohonan jenis perdu atau semak ternyata semakin membesar baik dalam ukuran maupun jumlah selama beberapa dekade terakhir. Padahal, di dataran beku dan gersang ini biasanya tumbuhan sangat sulit hidup.
Rangkuman dari penggalan teks ulasan di atas adalah ...
a. Film Bumi Makin Panas benar-benar pernah diputar di Alaska.
b. Dataran Alaska di kutub utara ditumbuhi tumbuh-tumbuhan perdu dan semak.
c. Meluasnya daerah tumbuhan perdu di Alaska menunjukan bahwa bumi makin panas.
d. Alaska merupakan dataran beku dan gersang sehingga tumbuh-tumbuhan sangat sulit hidup di sana.

17. (1) Pemasaran narkoba dilakukan dengan memberikan contoh secara cuma-cuma untuk satu atau dua kali pemakaian. (2) Jika cocok, baru dikenakan biaya sesuai dengan jenis barang yang dipakai. (3) Pemakai pasti akan membeli dengan cara menukar barang-barang pribadi dengan barang haram tersebut atau mencuri milik orang lain. (4) Sekarang ini, masalah narkoba sudah menjadi serius bagi bangsa Indonesia. Jadi, pemerintah harus turun tangan dalam mengatasi masalah narkoba.
Kalimat yang berupa fakta dalam paragraf tersebut adalah kalimat ...
a. (1) c. (3)
b. (2) d. (4)

18. Komisi pemberantasan korupsi (KPK) dan badan kehormatan DPR (BK-DPR) bekerja sama untuk mengusut aliran dana dari Bank Indonesia ke DPR. Dana itu diterima sejumlah anggota DPR periode 1999—2004 untuk mempelancar amandemen Undang-Undang Bank Indonesia dan masalah Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) yang totalnya bernilai Rp 144,5 triliun. Beberapa diantaranya masih duduk sebagai anggota DPR periode sekarang.
Opini dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ...
a. Dana yang diterima oleh anggota DPR dari Bank
Indonesia tidak sah.
b. Pengusutan aliran dana Bank Indonesia oleh KPK dan BK-DPR kepada anggota DPR.
c. KPK dan BK-DPR harus terus mengusut aliran dana Bank Indonesia ke sejumlah anggota DPR.
d. Masalah amandemen Undang-Undang Bank Indonesia dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

19. Krisis energi listrik tidak bisa dipandang sebelah mata. Konsumsi listrik tidak mungkin turun seiring peningkatan skala ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, jika kebijakan di bidang kelistrikan tidak diubah dan tidak ada penataan tata kelola kelistrikan, krisis energi yang terjadi di masa mendatang bisa lebih parah.
Berkait langsung ataupun tidak, pemerintah dan PLN juga perlu meningkatkan transparansi dalam setiap proses pengambilan kebijakan di bidang kelistrikan. Misalnya, pelaksanaan tender untuk sebuah pembangkit, mekanisme dan prosedurnya harus transparan. Tidak bisa dengan alasan mengejar target, tender listrik main tunjuk langsung. Sebab, transparansi akan menciptakan efisiensi dan akan menopang sebuah tata kelola kebijakan energi yang positif.
Masalah yang terdapat dalam kutipan tajuk rencana di atas adalah ....
a. Krisis energi listrik dan ketransparansian proses
pengambilan kebijakan.
b. Efisiensi tata kelola listrik yang dilakukan
pemerintah dan PLN.
c. Transparansi dalam tender pembangkit listrik
yang mencegah krisis energi.
d. PLN dan pemerintah transparan dalam
manajemen perlistrikan.

20. Keberpihakan penulis berdasarkan kutipan tajuk rencana pada soal nomor 19 di atas adalah ....
a. Penulis tajuk berpihak kepada terciptanya tata kelola dan kebijakan kelistrikan serta transparansi pengambilan kebijakan.
b. Penlis tajuk berpihak kepada keadaan tercukupinya kebutuhan energi listrik seiring bertambahnya jumlah konsumen.
c. Penulis tajuk berpihak kepada keadaan terkendalinya krisis listrik dengan pola penghematan penggunaan yang didukung oleh kebijakan yang efektif.
d. Penulis tajuk berpihak kepada keadaan tidak terjadinya pemborosan penggunaan energi listrikseiring bertambahnya jumlah konsumen.









1. Apa yang kamu ketahui tentang teks ulasan?

2. Buatlah sebuah resensi buku yang pernah kamu baca!

3. Buatlah sebuah teks ulasan dari film yang pernah kamu saksikan!

4. Identifikasilah struktur isi pada contoh tajuk rencana di atas!

5. Ringkaslah teks ulasan tajuk rencana berjudul “China Segera Menjadi Nomor Dua”!