Minggu, 30 November 2014

Naskah Soal Ulangan Semseteran Bahasa Indonesia Kelas X SMK BSI Palembang Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

SOAL SEMESTERAN BAHASA INDONESIA KELAS XII

1. Kerjakan sesuai kode paket yang diperoleh dan dilarang melakukan
pergantian kode paket tanpa seizin guru mata pelajaran.
2. Soal boleh diacak sesuai dengan tingkat pemahaman. Jika tidak bisa
menjawab usahakan jangan dikosongkan agar tidak bernilai 0.
3. Coretan, tipe x, singkatan, salah tanda baca, dan ejaan akan
mengurangi nilai.
4. Terjadi kesamaan jawaban dengan peserta lain, maka bernilai 0,
meskipun jawaban tersebut benar.

1) Apakah definisi dari istilah-istilah di bawah ini?
a) puisi, latar belakang, resensi
b) cerpen, daftar pustaka, sektet
c) proposal, sinematografer, epilog
d) iklan, tipografi, himne

2) Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan seksama!
Rerintikan hujan berjatuhan di tengah-tengah lapangan sekolah itu, menambah dinginnya cuaca hari ini. Namaku Lora, aku adalah siswa yang selalu direndahkan oleh beberapa
murid di sini. Entahlah, mengapa mereka bisa sekejam itu. Mungkin karena aku anak seorang petani. Sehingga aku tidak pantas untuk berteman dengan mereka yang ayahnya seorang pejabat kaya raya.
Aku masih terdiam menatap rerintikan hujan. Tidak berapa lama, aku merasa ada suara langkah kaki yang mulai mendekat.
“Mengapa kamu di sini, Lora? Apa kamu tidak merasa dingin?” suara itu aku mengenalnya. Aku mulai melihat ke arah sumber suara itu.
“Oh, ternyata kamu. Aku hanya ingin sendirian. Kenapa kamu keluar? Bukankah ini sudah masuk jam pelajaran?” Aku balik bertanya kepadanya, seseorang lelaki yang aku kagumi secara diam-diam.
......
(Dikutip dari cerpen “Psycopat” karya Sella Putri Utami)

Berdasarkan cerpen di atas, analisislah unsur intrinsik pada bagian:
a) sudut pandang dan tokoh
b) latar dan penokohan
c) alur dan tokoh
d) sudut pandang dan latar

3) Tulislah kembali resensi dari film yang pernah kamu resensi beberapa bulan yang lalu!

4) Buatlah sebuah poster iklan tentang:
a) iklan niaga produk semir sepatu
b) iklan layanan masyarakat tentang penyuluhan HIV AIDS
c) iklan kolom penjualan mobil
d) iklan penawaran jasa badut dan sulap

5) Tulislah daftar pustaka dari identitas buku di bawah ini!

A Metodologi Penelitian Matematika, PT Cahaya Makmur, Bogor, Citra Jaya Aguscik,
2004.
B Nepotisme Kebangsaan, PT Tata Dunia, Jambi, Randy Erinda Utami, 2008.
C Bahasa dan Sastra Indonesia, PT Anugrah Ilmu, Bali, Trinando Novi Meliani,
2007.
D Peradaban Kejayaan Islam di Timur Tengah, PT Islamiah Persada, Jakarta,
Zupriansyah Hayuni Nugraha, 2010.

6) Sebagai karyawan administrasi di sebuah perkantoran, kamu ditugasi membuat proposal tentang kegiatan pelatihan dan pengembangan kinerja karyawan di perusahaan tempatmu bekerja. Tulislah sebuah proposal berdasarkan ilustrasi cerita di atas pada bagian:
a) Latar belakang atau Landasan pemikiran
b) Estimasi dana yang dibutuhkan dan sumber dana
c) Susunan acara dan sususnan acara
d) Tujuan dan sasaran kegiatan

7) Membaca di Perpustakaan

Aji dan Neni adalah dua orang siswa yang sedang terlihat asik membaca buku di perpustakaan.
Neni : “Ji, kamu baca buku apa?”
Aji : “Baca buku tentang tata surya nih. Kalau kamu sendiri baca buku apa?” (sambil
menunjukan buku bergambar tata planet).
Neni : (tanpa menjawab pertanyaan Aji, sambil mengambil buku Aji dan melemparkan di lantai).
Aji : “Lho, kok kamu membuang bukuku sih?”
Neni : “Buat apa baca buku-buku seperti itu? Lagian kamu tidak mungkin juga bisa ke luar
angkasa!”
Mendengar ucapan Neni yang kasar dan juga tindakan Neni yang tidak baik, Aji pun meninggalkan Neni begitu saja tanpa mengambil buku tersebut di lantai.
Berdasarkan teks drama singkat di atas, tentukan unsur intrinsik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya! Jelaskan!

8) Tulislah sebuah puisi berjumlah kuatrin!
a) bersajak silang dan berisi epigram
b) bersajak sama dan berisi ode
c) bersajak taut dan berisi romansa
d) bersajak pasang dan berisi elegi

9) Apa perbedaan dari puisi lama/klasik dan puisi baru/modern? dan sebutkan contoh-contohnya!

10) Tulislah sepenggal puisi yang bermajas: a) paradoks b) hiperbola c) litotes d) metafora




“Sekecil apapun ketidakjujuran, itulah yang akan menjadikan kebiasaan untuk berbohong besar di waktu kelak”
*** selamat mengerjakan ***

Contoh Soal Semseter Ganjil Bahasa Indonesia Kelas X SMA BSI Palembang (Materi Laporan Hasil Observasi dan Anekdot)

PETUNJUK TEKNIS PENGERJAAN
1. Kerjakan sesuai kode paket yang diperoleh dan dilarang melakukan
pergantian kode paket tanpa seizin guru mata pelajaran.
2. Soal boleh diacak sesuai dengan tingkat pemahaman. Jika tidak bisa
menjawab usahakan jangan dikosongkan agar tidak bernilai 0.
3. Coretan, tipe x, singkatan, salah tanda baca, dan ejaan akan
mengurangi nilai.
4. Terjadi kesamaan jawaban dengan peserta lain, maka bernilai 0,
meskipun jawaban tersebut benar.

1. Definisikan istilah-istilah di bawah ini!
a) laporan hasil observasi, ambigu, fiktif, krisis
b) fitur bahasa, latar belakang, teks anekdot, orientasi
c) ikhtisar, kohesif, koda, kelakar
d) menyunting, daftar pustaka, tamsil, reaksi

2. Tuliskan maksud dari pernyataan berikut ini!
a) Laporan hasil observasi ditulis dengan bahasa yang baku dan ilmiah.
b) Laporan hasil observasi lebih banyak menampilkan fakta daripada opini.
c) Laporan hasil observasi perlu dilakukan penyuntingan.
d) Laporan hasil observasi memiliki rumusan masalah yang jelas.

3. Tuliskan maksud dari pernyataan berikut ini!
a) Teks anekdot mengandung pernyataan sindiran secara alami.
b) Teks anekdot dekat dengan tradisi tamsil.
c) Teks anekdot terilhami dari kejadian nyata yang diprovokasi ke dalam bentuk
kelakar.
d) Teks anekdot bertujuan menghibur dan mengungkapkan suatu kebenaran secara
umum.

4. Tulislah contoh paragraf pembahasan minimal 5 baris dari hasil laporan
observasi yang berjudul:
a) Kedisiplinan Siswa di SMA BSI Palembang
b) Tingkat Keamanan Parkir di SMA BSI Palembang
c) Kebersihan Kelas di SMA BSI Palembang
d) Kelengkapan Fasilitas di SMA BSI Palembang

5. Tuliskan sebuah anekdot dengan tema bebas yang menyatakan bagian dari struktur:
a) abstrak dan orientasi
b) orientasi dan krisis
c) krisis dan reaksi
d) reaksi dan koda

6. Perhatikan dua teks di bawah ini!

TEKS LAPORAN NHASIL OBSERVASI
Berdasarkan hasil pengamatan di Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang, penulis menemukan adanya beragam flora dan fauna yang masih terawat baik di sana. Selain itu, kondisi kebersihan juga terlihat indah dan tertata rapi.

TEKS ANEKDOT
Gusdur menghampiri penjual itu sembari bertanya,
“Barang dagangan apa yang kau jual? Saya mendengar kalau beli satu bisa dapat dua.”
“Oh, anu Pak. Saya jualan sepatu,” jawab sang penjual dengan menyodorkan sepasang sepatu.
Berdasarkan dua contoh teks di atas, tuliskan dua perbedaan dan dua persamaan yang kamu temui dari kedua naskah tersebut!

7. Bacalah penggalan teks anekdot di bawah ini dengan seksama!
(1) tidak lama kemudian datang lah lima orang anak yg terlihat membawa sapu. (2) Mereka menyodorkan sapu tersebut kepada Nazarudin yang terlihatt sdg menagis?
(3) “Ambil sapuh yang kami pegang dengan tangann ini,” kata salah seorang anak kepada Nazarudin.
(4)“Lho, untuk apah sapu itu?” pinta Nazarudin dengan penuh penasaran! (5) Sambil menyerahkan sapu itu kepada Nazarudin, salah seorang anak berkata:
(6) “Untuk menghapus airmatamu. Kata ibu kami, kalo ada orang menangis, maka harus diusap dengan sapu dari tangan.”

Berdasarkan penggalan cerita anekdot di atas, suntinglah kesalahan dan kekeliruan penulisan pada kalimat ke:
a) (1) dan (2) b) (2) dan (3) c) (4) dan (5) d) (5) dan (6)

8. Tulislah sebuah teks anekdot dengan memperhatikan kelengkapan struktur dan kaidah penulisan!
9. Berdasarkan cerita anekdot dalam film yang kalian buat bersama kelompok kalian, tuliskan secara
singkat bagian:
a) Orientasi dalam cerita tersebut. c) Koda dalam cerita tersebut.
b) Reaksi dalam cerita tersebut. d) Abstrak dalam cerita tersebut.

10. Apa sajakah yang dinilai pada saat menceritakan anekdot di depan kelas?





















“Sebaik-baiknya nilai, paling baik adalah nilai kejujuran”
*** Selamat mengerjakan ***

Cerpen Adikku dan Guruku Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

Adikku dan Guruku

Matahari menyinar dengan begitu menerik. Butir-butir keringat seolah tak kuasa tertahan oleh tebalnya kulitku ini. Aku segera bergegas mengendarai motorku dengan kecepatan tinggi. Ingin rasanya aku segera sampai ke rumah dan segera ku rebahkan badanku ini di ranjang tidurku yang selalu tak pernah terlihat rapi. Di sepanjang jalan, aku merasa kesal kepada guru-guru di sekolahku hari ini. Aku berfikir, kalau guru-guru di sekolahku adalah sekelompok makhluk yang bisa marah-marah saja termasuk rajin sekali kalau memberiku hukuman.
Bayangkan saja! gara-gara aku cuma terlambat sepuluh menit, aku harus diberdirikan Pak Alvian di depan kelas. Tidak tanggung-tanggung pula. Aku harus berdiri selama dua jam pelajaran. Ugh, pokoknya guru yang satu ini paling menyebalkan buatku. Tidak hanya itu, sewaktu istirahat, aku ketahuan ngerokok di belakang sekolah. Ya, terpaksa aku harus diseret guru piketku ke kantor. Aku lupa, kalau hari ini yang piket adalah Miss Dwi guru bahasa Inggrisku sekaligus wali kelasku. Kalau aku ingat Miss Dwi yang piket hari ini, mending aku ngak ngerokok di belakang sekolah, karena aku tahu kalau beliau piket pasti jeli sekali menggrebek sindikat siswa-siswa bermasalah yang sedang beraksi saat itu. Terpaksa deh aku harus berbaris di depan kantor sembari mendengar ceramah singkat dari Bapak Ferdian Nugraha selaku wakil kepala sekolah bagian kesiswaan di SMK Bina Sriwijaya Indonesia ini.
Aku berfikir, mengapa mereka sampai begitu ketatnya memberikan peraturan dan larangan buatku? Lagi pula aku beli rokok kan bukan dari uang mereka, melainkan uang jajan pemberian orang tuaku sendiri. Aku terus terniang dengan rokokku yang disita pihak sekolah. Padahal rokok tersebut masih ada sekitar sebelas batang lagi.
Tak lama kemudian, aku pun sampai di rumah. Baru saja mau menyetandarkan motor. Tiba-tiba adik ku yang bernama Neni berlari keluar dengan membawa pisau. Dia keluar dengan senangnya sambil mengayunkan pisau itu berulang kali. Yah, namanya juga anak usia 1,5 tahun. Mana mungkin ia dapat berfikir kalau pisau itu akan membahayakannya.
Melihat Neni yang berlari kecil di depan rumah sambil menuju ke jalan besar. Aku segera berlari mengejarnya.
“Aduh Neni, kamu nakal sekali!” gertakku kepada Neni sembari membopongnya kembali ke rumah. Aku mulai mengambil paksa pisau yang ada di tangan Neni. Tentunya, mengambil barang demikian dari tangan anak usia 1,5 tahun tidaklah susah bagiku. Neni pun menangis dengan kencang,
“Kakak jahat! Kakak jahat! Kakak tidak sayang Neni! Kakak ambil mainan Neni!” teriak adikku sembari mencakar-cakar wajahku.
“Neni, ini pisau dek. Barang ini berbahaya! Nanti tangan Neni terluka kalau bermain dengan barang ini!” teriakku meyakinkan Neni yang masih berusaha keras memintaku untuk mengembalikan pisau itu ke dia.
“Tidak! Kakak jahat, Neni mau main dengan mainan itu. Itu mainan Neni!” kali ini Neni menangis dengan menjadi-jadi. Tangannya berusaha mengambil pisau tersebut dari tanganku. Berulang kali pula Neni memukul mukaku dengan tangan kecilnya. Sepertinya, ia mulai merasa kesal kepadaku, karena aku tidak mau mengembalikan benda yang dianggapnya mainan. Hentakan tangan kecil Neni tidak serta merta mengenai pipiku saja. Kali ini pukulan kecilnya mengenai mata kananku. Serentak aku pun dibuat marah kala itu.
“Neni, kamu ini nakal sekali ya!” Aku membentak Neni dengan begitu kerasnya sembari memukul pantat adik kecilku itu. Merasa sakit dengan pukulan itu, Neni pun berhenti memukuli wajahku dan ia menangis semakin menjadi sembari menempelkan wajahnya kebagian pundak kananku. Sejenak pundak kananku terasa basah kala itu oleh air mata Neni. Aku mulai merasa bersalah kepada adik kecilku itu. Ku dekap ia dengan penuh kasih sayang.
“Ssst.. Neni sayang! Jangan nangis lagi ya dek. Nanti Kakak beliin Neni boneka barbie. Tapi Neni jangan nangis lagi ya?” ucapku meyakinkan adikku agar ia tidak menangis lagi. Aku kembali mendekap adikku itu semakin erat. Aku melakukan ini karena aku sayang kepada adikku. Aku mengambil pisau dari tangan adikku, lalu memukul pantat adikku itu karena aku tidak mau adikku mengalami suatu petaka.
Sejenak pikiranku mulai tertuju dengan guru-guruku di sekolah. Aku mulai berfikir bahwa apa yang dilakukan guru-guruku di sekolah kepadaku sama halnya dengan apa yang ku lakukan untuk adikku, Neni. Aku mulai melihat Neni sebagai sudut pandang diriku. Rasanya Tuhan begitu adil menegurku sebagai umpan balik rasa kesalku kepada guruku hari ini.
“Tuhan, terima kasih Kau telah menegurku hari ini. Aku tahu, Engkau sedang memperlihatkan suatu maksud dari kesalah pahamanku terhadap guru-guruku. Aku berjanji bahwa aku tidak akan mengulangi kesalahanku hari ini. Aku tidak akan datang terlambat lagi dan aku tidak akan merokok di belakang sekolah lagi.”

Oleh: Alvian Kurniawan, S.Pd.

LKS Materi Teks Eksposisi Kelas 8 SMP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

BAB VI
Teks Eksposisi


1. Dasar-Dasar Teks Eksposisi
A. Pengertian Eksposisi
Eksposisi atau ekspositoris adalah suatu karangan yang berisi tentang suatu pemaparan atau penjelasan yang pengembangan paragrafisinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Tulisan eksposisi sejenis ini biasanya diteemukan pada berita di koran dan petunjuk penggunaan.
Eksposisi lebih mempersoalkan tahap-tahap terjadinya suatu kejadian dan rangkaian perbuatan kepada para pembaca atau pendengar. Runtut kejadian atau peristiwa yang disajikan itu dimaksudkan untuk menyampaikan informasi dan memperluas pengetahuan atau pengertian pembaca, baik disampaikan secara tertulis maupun lisan.

B. Jenis-Jenis Eksposisi
Terdapat dua jenis karangan eksposisi atau ekspositoris, yaitu sebagai berikut.
• Karangan eksposisi bersifat khas
Karangan ini berusaha menceritakan suatu peristiwa khas yang terjadi hanya satu kali. Peristiwa khas tidak dapat diulang kembali karena merupakan pengalaman atau kejadian pada suatu waktu tertentu saja.
Contoh:

Sewaktu aku lulus SD satu tahun yang lalu. Aku merasa senang sekali. Pertama, aku dapat diterima di SMP Mawar yang merupakan sekolah favorit di kotaku. Kedua, untuk masuk menjadi siswa di SMP ini tidak mudah sama sekali di mana pendaftar mencapai dua ribu orang sedang yang diterima hanya dua ratus saja. Ketiga, banyak teman-teman dekatku sewaktu di SD juga masuk ke sekolah ini.


• Karangan eksposisi generalisasi
Karangan jenis ini menyampaikan suatu proses umum yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan dapat dilakukan secara berulang-ulang. Karangan ini bisa dibuat dalam bentuk berurutan dengan penyusunan yang beraturan. Setiap tahapan dijelaskan secara runtut.
Contoh:

Petunjuk Mencuci Baju Secara Tradisional

1. Pisahkan antara baju kotor yang mudah luntur dengan baju kotor lainnya.
2. Celupkan baju kotor tadi ke dalam air deterjen.
3. Rendam sekitar beberapa menit.
4. Kucek dan sikat pada bagian yang kotor.
5. Bilas dengan air bersih.
6. Peras dan baju siap dijemur.


C. Membedakan Teks Diskusi dengan Teks Eksposisi
Setiap jenis teks dalam bahasa Indonesia memiliki ciri tersendiri yang menjadikan corak atau ciri khusus. Pada pertemuan sebelumnya telah dibahas tentang teks diskusi. Teks tersebut pasti memiliki ciri yang berbeda dengan teks eksposisi. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
No Aspek Eksposisi Teks Diskusi
1. Tujuan Untuk mendapat pengetahuan atau informasi yang sejelas-jelasnya atau memaparkan/ men-jelaskan sesuatu agar pengeta-huan pembaca bertambah.
Untuk menemukan jalan keluar dalam menyelesaikan suatu kasus atau permasalahan.
2. Struktur a. Pernyataan pengantar: penulis
menyajikan titik pandang dan
alasan yang akan disajikan.

b. Serangkaian argumen: penulis
memaparkan serangkaian ar-
gumen yang disertai dengan
bukti-bukti atau fakta-fakta
untuk memperkuat argumen.

c. Penulis meringkas argumen-
argumen disertai dengan
saran-saran. a.Paragraf pendahuluan yang
memuat pertanyaan atau
pernyataan untuk didiskusikan.

b.Rangkaian paragraf yang memuat
bukti, alasan, argumen yang
mendukung atau menolak
pernyataan terkait dengan topik
diskusi.

c.Simpulan yang memuat
pandangan akhir yang mendukung
atau menolak pernyataan tentang
topik diskusi.


D. Membedakan Teks Ulasan dengan Teks Eksposisi
Setelah kita mempelajari tentang perbedaan teks diskusi dengan teks eksposisi, sekarang kita akan mempelajari tentang perbedaan teks ulasan dengan teks eksposisi. Adapun perbedaan tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
No Aspek Teks Ulasan Teks Eksposisi
1. Tujuan Untuk menyampaikan tanggapan atas sebuah objek atau topik tertentu agar pembaca dapat menentukan sikap atas topik yang diangkat.
Untuk mendapatkan pengetahuan atau informasi yang sejelas-jelasnya atau memaparkan/menjelaskan sesuatu agar pengetahuan pembaca bertambah.
2. Struktur a.Pernyataan pengantar penulis
menjelaskan tentang topik atau
objek yang diulas.

b.Pernyataan persetujuan/peno-
lakan/ keterpihakan penulis.

c.Kesimpulan: Penulis menarik
kesimpulan akhir atas objek
atau tema yang diangkat dalam
teks ulasan. a.Pernyataan pengantar: penulis
menyajikan titik pandang dan
argumen yang akan disajikan.

b.Serangkaian argumen: penulis
memaparkan serangkaian
argumen yang disertai bukti-bukti
atau fakta-fakta untuk memperkuat
argumen.

c.Penulis meringkas argumen-
argumen disertai alaan-alasan.


2. Memaparkan/Menjelaskan Denah dan Bahasa Petunjuk
A. Denah
Denah adalah gambar yang menunjukkan letak kota, jalan, dan sebagainya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, denah juga diartikan peta.
Perhatikan langkah menemukan tempat atau arah dalam denah berikut ini:
a) Menemukan tulisan atau keterangan tempat/lokasi yang ingin dicari.
b) Melihat petunjuk mata angin.
c) Melihat alur jalan-jalan yang menuju lokasi atau tempat yang dicari.
d) Melihat juga tempat-tempat yang dekat dengan lokasi yang dicari.

B. Bahasa Petunjuk
Secara umum, petunjuk diartikan sebagai ketentuan yang member arah atau bimbingan untuk menggunakan atau melakukan sesuatu.Petunjuk yang baik mengungkapkan alur kegiatan yang tersusun dengan rapi, sistematis, urutannya tepat, serta menggunakan bahasa yang lugas, mudah dipahami, dan efektif.
Contoh bahasa petunjuk yaitu petunjuk memasak mi instan, meminum obat, menggunakan peralatan rumah tangga, dan sebagainya.
Berikut contoh petunjuk membuat mi instan yang baik dan benar
1) Rebus mi dalam air mendidih 400cc (2 gelas).
2) Aduk pelan-pelan selama tiga menit sampai mi terlihat matang.
3) Tuangkan bumbu, minyak bumbu, dan bubuk cabai ke dalam magkuk, selama mi dima-
sak.
4) Tuangkan mi beserta kuahnya ke dalam mangkuk yang sudah berisi bumbunya.
5) Mie siap utuk disajikan.

Contoh soal:
1. Pada intinya karangan eksposisi adalah karangan yang bersifat ....
a. Mengambarkan c. Menceritakan
b. Mempengaruhi d. Memaparkan
Jawaban : D
Pembahasan :
Ada lima jenis karangan berdasarkan sifatnya, yaitu: karangan narasi (menceritakan), karangan deskripsi (penggambaran), karangan persuasi (pengaruh), karangan argumentasi (alasan) dan karangan eksposisi (pemaparan).

2. Berdasarkan cara penyajian bentuk pemaparannya, ekpositoris dibedakan menjadi 2, yaitu ....
a. Ekspositoris radikal dan bebas.
b. Ekspositoris statis dan dinamis.
c. Ekspositoris vertikal dan horizontal.
d. Ekspositoris modern dan klasik.
Jawaban : C
Pembahasan :
Ekpsositoris dapat disajikan dalam bentuk menyamping/horizontal dan kebawah/vertikal.







Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Hal yang harus diperhatikan dalam membaca denah adalah ….
a. Arah mata angin.
b. Tempat mengakhiri.
c. Tempat memulai.
d. Penanda denah.

2. Perhatikan kutipan petunjuk berikut!
Jika anda berada pada bangunan bertingkat setelah terjadi gempa dan masih sadar:
1) jangan panik berlebihan
2) …..
3) Jauhi bangunan agar terhindar dari bahaya runtuhan
4) Mintalah pertolongan pertama.
Bagian petunjuk tersebut dapat dilengkapi dengan kalimat ….
a. Carilah jalan untuk keluar secepatnya dan amankan dari bahaya.
b. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.
c. Cari pertolongan dengan cepat agar tidak terjebak di dalam gedung.
d. Cari pintu keluar, gunakan tangga untuk mempercepat waktu keluar ruangan.

3. Perhatikan denah berikut!


Berdasarkan denah tersebut, kalimat berikut yang tepat adalah ….
a. Pasar Baru berda berdampingan dengan jalan Kapuas dan jalan Indah
b. Penghuni kompleks Melati Permai jika berbelanja harus melewati jalan Indah.
c. Jalan Diponegoro berada di sebelah utara Pasar Baru dan kompleks Indah Melati
d. Kompleks Melati Permai berada di sebelah selatan jalan Kapuas.

4. Bacalah petunjuk pembersih wajah berikut!
1) Bersihkan wajah dari sisa-sisa kotoran dengan sabun yang mengandung minyak tumbuhan.
2) Terakhir oleskan wajah dengan pelembab.
3) Bilas dengan air hangat, lalu segarkan dengan air mawar atau air dingin.
4) Kemudian pijat wajah dengan gerakan rotasi menggunakan campuran minyak esensial dan minyak zaitun.
Urutan kalimat petunjuk membersihkan wajah yang tepat adalah ….
a. 1-4-2-3 c. 1-4-3-2
b. 3-1-4-2 d. 4-2-1-3

5. a.Sertakan gambar-gambar untuk memperjelas petun-
juk tersebut
b. Tentukan jenis resep yang akan disusun.
c. Susunlah secara sistematis dengan logis.
d. Kumpulkan berbagai bahan dan informasi.
Langkah-langkah penyusunan resep yang benar adalah ….
a. d, c, b, a, c. c, b, d, a
b. b, c, d, a d. b, d, c, a

6. (1) Tulislah tulisan yang akan kamu posting;
(2) Klik menu new entri;
(3) Ketik dan masukan alamat ke www.blogger.com;
(4) Klik mozilla firefox/internet explorer/ google chrome;
(5) Klik file posting;
(6) Koreksi kembali tulisan yang kamu tulis tersebut;
(7) Klik file lihat blog untuk mengetahui apakah postinganmu sudah benar-benar muncul atau belum.
(8) Tunggu sampai ada pemberitahuan bahwa postingan kamu berhasil;
(9) Tunggu hingga laman beranda blog terbuka;
(10)Masukan alamat email dan kode sandi pada kolom yang muncul;
Urutan yang tepat untuk petunjuk membuat tulisan di blog adalah ....
a. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(6)-(5)-(8)-(7).
b. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(5)-(6)-(8)-(7).
c. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(6)-(1)-(5)-(8)-(7).
d. (4)-(3)-(10)-(9)-(2)-(1)-(6)-(8)-(5)-(7).

7. Sudah seminggu terakhir aku mengikuti ulangan semesteran. Ada empat pelajaran yang menurutku sulit, yaitu: bahasa Inggris, matematika, sejarah dan fisika.
Berdasarkan cara penyajian pemaparannya, teks di atas tergolong ke dalam ...
a. Eksposisi vertikal.
b. Eksposisi horizontal.
c. Eksposisi generalisasi.
d. Eksposisi khusus/khas.

8. (1) Berlatih bercerita.
(2) Membaca cerita yang menarik itu.
(3) Berdiskusi untuk menentukan pokok- pokok cerita.
(4) Menentukan cerita yang menarik berdasarkan persediaan buku.
(5) Bercerita dengan urutan yang baik, lafal, intonasi, gestur dan mimik yang tepat.
(6) Merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik dan menarik.
Urutan yang tepat untuk menyampaikan suatu cerita adalah ....
a. (4), (2), (3), (1), (6), (5).
b. (4), (2), (1), (3), (6), (5).
c. (4), (2), (6), (3), (1), (5).
d. (4), (2), (3), (6), (1), (5).

9. Perhatikan denah di bawah ini!


Jika Kevin hendak pergi ke SMAN 5 Kediri, dan saat ini ia berada di SMAN 1 Kediri, maka petunjuk arah yang harus dilalui Kevin adalah ....
a. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah timur, lalu bergerak ke utara hingga bertemu simpang tiga dan ia berbelok ke barat hingga bertemu dengan jalan Veteran, kemudian berbelok ke arah utara melewati jalan Kawi.
b. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah utara melewati jalan Veteran, lalu berbelok ke arah barat melewati jalan Veteran dan ketika bertemu dengan perempatan Sukorame, ia harus berjalan ke arah selatan.
c. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin berjalan ke arah barat mengikuti jalan Veteran dan jalan Mastrip. Sesampainya diujung, ia akan bertemu dengan simpang tiga dan ia harus berbelok ke arah utara mengikuti jalan tersebut.
d. Dari SMAN 1 Kediri, Kevin harus berjalan ke arah barat mengikuti jalan Veteran dan berbelok ke arah utara pada saat bertemu perempatan Sukorame.

10. (1) Ketik nominal uang yang akan diambil.
(2) Tunggu hingga uang keluar dari mesin
(3) Pilih menu penarikan tunai.
(4) Cetak resi transaksi.
(5) Masukan pin yang sudah kamu pilih.
(6) Ambil kartu ATM yang sudah keluar.
(7) Masukan kartu ATM ke dalam mesin.
(8) Masukan ATM ke dalam dompet.
Urutan yang tepat untuk petunjuk melakukan transaksi penarikan uang di mesin ATM adalah ...
a. (7)-(5)-(3)-(2)-(1)-(4)-(6)-(8).
b. (7)-(5)-(3)-(1)-(2)-(6)-(4)-(8).
c. (7)-(5)-(3)-(1)-(4)-(2)-(6)-(8).
d. (7)-(5)-(3)-(1)-(2)-(4)-(6)-(8).

11. (1) Ambil selembar sapu tangan dan bentangkan secara
lebar.
(2) Celupkan Amplop yang telah ditempel perangko ke
dalam segelas air,
(3) Perangko siap ditempel pada album.
(4) Keringkan perangko yang basah dengan sapu
tangan yang sudah disiapkan,
(5) Ambil amplop yang telah ditempelperangko,
(6) Setelah dicelupkan amplop yang telah tertempel perangko tersebut diangkat
(7) Lepaskan perangko dengan perlahan supaya tidak sobek.
Urutan yang tepat dari cara pengambilan perangko yang tertempel pada sebuah amplop adalah .....
a. (5), (1), (2), (6), (7), (4), (3)
b. (5), (1), (6), (2), (7), (4), (3)
c. (5), (2), (6), (7), (1), (4), (3)
d. (5), (2), (1), (6), (7), (4), (3)

12. Service dalam bermain tenis lapangan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut. Pertama, ambillah posisi di luar garis belakang dan agak ke tengah. Kedua, lakukan konsentrasi untuk beberapa detik dan aturlah posisi kaki. Ketiga, bungkukkan badan ke depan sedikit sambil melempar bola ke atas, raket diayunkan ke belakang dan dengan cepat pukullah bola dengan kekuatan maksimal, bola akan melayang dengan cepat.
Paragraf di atas termasuk ke dalam jenis
a. Eksposisi
b. Argumentasi
c. Deskripsi
d. Narasi

13. Ciri pengembangan karangan eksposisi adalah ....
a. Mengungkapkan fakta yang diperjelas dengan grafik, gambar atau statistik untuk memperjelas informasi.
b. Mengungkapkan fakta yang diperjelas dengan grafik, gambar, atau statsistik untuk membuktikan atau mempengaruhi pembaca,
c. Menceritakan urutan peristiwa secara kronologis.
d. Mengajak pembaca mengikuti anjuran penulis.

14. Setiap orang mempunyai hobi atau kegemaran, namun tidak setiap orang dapat mengembangkan hobinya dengan baik. Banyak faktor yang menyebabkan orang tidak dapat mengembangkan hobinya. Pertama, kemungkinan lingkungan tidak mendukung. Sebagai contoh, kita memiliki hobi melukis, namun orang tua tidak menginginkan kita mengembangkan hobi kita itu. Faktor kedua, adalah dana atau fasilitas pendukung. Kita mempunyai hobi beternak ayam, namun kita tinggal di perkotaan yang padat penduduk. Faktor lain yang lebih penting adalah kemauan kita. Apapun kendala yang kita hadapi, apabila kita memiliki kemauan yang kuat, tidak setengah hati, kita dapat mengatasi masalah-masalah yang menghambat pengembangan hobi kita.
Teks eksposisi di atas memiliki ide pokok ...
a. Semua orang memiliki hobi atau kegemaran.
b. Tidak setiap orang dapat mengembangkan hobinya
dengan baik.
c. Faktor yang menyebabkan seseorang tidak dapat
mengembangkan hobinya.
d. Lingkungan dapat menjadi penyebab orang tidak
mengembangkan hobinya

15. Berikut ini merupakan hal-hal yang tepat untuk dikembangkan ke dalam karangan eksposisi yang bersifat khas, kecuali ...
a. Saat pertama kali diterima di tempat kerja.
b. Saat pertama kali mengarungi Samudra yang luas.
c. Saat pertama kali kegiatan MOS di SMP.
d. Saat pertama kali makan nasi.

16. Yang bukan termasuk ciri struktur teks eksposisi adalah ....
a. Pernyataan pengantar: penulis menyajikan titik
pandang dan alasan yang akan disa-jikan.
b. Serangkaian argumen: penulis memaparkan
serangkaian argumen yang disertai dengan bukti-
bukti atau fakta-fakta untuk memperkuat argumen.
c. Penulis meringkas arggumen-argumen disertai
dengan saran-saran.
d. Paragraf pendahuluan yang memuat pertanyaan
atau pernyataan untuk didiskusikan.

17. Dana Fly Over Simpang Jakabaring
Telan Rp 100 Miliar

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Sumatera Selatan tahun 2013 ini, DPRD bersama Pemprov Sumsel telah sepakat akan mengalokasikan dana Rp 100 miliar. Dan itu untuk menyelesaikan pembangunan jembatan layang (fly over) di Simpang Jakabaring. Diharapkan, keberadaan jembatan layang ini dapat mengurangi kemacetan di Palembang yang semakin parah.
Anggota Badan Anggaran DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah menyatakan, “Dana yang lumayan besar tersebut sebelumnya akan dialokasikan untuk pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya. Akan tetapi karena jalan tersebut masih dalam studi kelayakan dan posisinya belum jelas. Maka dananya dialihkan ke penyelesaian pembangunan Fly Over di Simpang Jakabaring.

(Dikutip: Postingan FB Seputar Palembang
edisi 13 November 2012)

Berdasarkan teks di atas, hal-hal pokok yang terdapat pada teks penjelasan di atas adalah, kecuali...
a. DPRD bersama Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana Rp 100 miliar.
b. Keberadaan jembatan layang di Jakabaring ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan di Palembang yang semakin parah.
c. Dana pembangunan jembatan itu sebelumnya akan dialokasikan untuk pembebasan lahan jalan tol Palembang-Indralaya.
d. Pengalihan dana penyelesaian pembangunan Fly Over di simpang Jakabaring dikarenakan jalan tol Palembang-Indralaya masih dalam studi kelayakan dan posisinya belum jelas.

18. Menurut pemantauan dan data yang dihimpun WWF Indonesia, sebuah LSM lingkungan hidup, dalam dua tahun terakhir tercatat 66 harimau sumatera terbunuh, ekuivalen dengan dua puluh persen populasi dengan harimau sumatera. Jumlah satwa liar yang terbunuh saat itu diperincinya sebagai berikut. Di Sumatera Barat 9 ekor, di Jambi 5 ekor, di Riau 13 ekor, di Bengkulu 9 ekor, dan di Lampung 30 ekor. Dalam jumlah ini belum termasuk lima kepala harimau yang diawetkan di Pekan Baru, ungkap kepala lingkungan hidup.
Gagasan utama dari paragraph ekpositoris di atas
adalah ....
a. Pencatatan semua jenis harimau yang dibunuh.
b. Pengawetan kepala harimau sumatera.
c. Penghimpunan data pembunuhan harimau
sumatera.
d. Pencatatan dua tahun terakhir populasi harimau
sumatera.

19. Pernyataan berikut yang menunjukkan ciri-ciri kebahasaan sebagai teks ulasan dan teks eksposisi adalah ...

Teks Ulasan Teks Eksposisi
a. Jika sejak kecil dibiasakan untuk mengapresiasi karya seni, kelak anak-anak akan berkembang menjadi sosok pribadi yang beradab dan berbudaya. Namun seniman di Indonesia mulai dikenal di dunia internasional seiring dengan kemajuan dunia pariwisata.
Sebagai generasi muda, kita perlu meneladani sikap generasi tua yang sangat menghargai seni tradisional. Banyak faktor yang memengaruhi tingkat apresiasi seseorang terhadap karya seni. Selain minat, juga dipengaruhi faktor lingkungan.
Musik Indonesia sangat beragam karena banyak jumlah suku di Indonesia. Cerpen karya Siska sebenarnya cukup bagus, sayangnya rimanya terkesan kurang diperhatikan.
Puisi karya Feri Nainggolan cukup menarik. Selain menggunakan rima yang indah, diksinya juga dipilih dengan cermat. Musik bisa merangsang syaraf otak menjadi lebih segar sehingga mampu meningkatkan kecerdasan emosional.

20. Manakah dari pernyataan berikut yang sesuai dengan fungsi teks eksposisi adalah ...
a. Menyajikan isu yang ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu pro dan kontra.
b. Menyajikan pendapat atau gagasan yang netral.
c. Berguna untuk mendorong pembaca agar menimbang-nimbang sudut pandang mana yang diikuti.
d. Berguna untuk menyakinkan pihak lain bahwa apa yang disampaikan benar berdasarkan argumentasi yang diajukan.








1. Apa yang kamu ketahui tentang karangan eksposisi?

2. Sebutkan ciri-ciri karangan eksposisi!

3. Buatlah gambar denah tentang perjalananmu dari rumah ke Budiwijaya cabangmu!

4. Buatlah langkah-langkah mengerjakan soal dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK)!

5. Apa perbedaan teks eksposisi dengan teks ulasan dan teks diskusi?

Materi dan Contoh Soal Tentang Teks Ulasan Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP

BAB V
Teks Ulasan


1. Memahami dan Menangkap Makna Kebudayaan yang Penuh Dengan Makna
A. Pengantar Teks Ulasan
Perkembangan teknologi sungguh pesat. Banyak informasi yang kita peroleh dari beragam media. Bukan hanya dari radio dan televisi. Arus internet pun sekarang sudah meluas di kalangan masyarakat.
Setiap ulasan yang muncul mengabarkan tentang persoalan masyarakat yang menjadi konsumsi umum. Sehingga, akan munculah beragam tanggapan-tanggapan yang dapat disampaikan di berbagai media sosial. Salah satu tanggapan tersebut adalah ulasan.

B. Memahami dan Menangkap Makna Teks Ulasan
Telah dibahas pada subbab sebelumnya bahwa ulasan merupakan suatu kupasan, tafsiran, atau komentar terhadap sesuatu. Ulasan dapat kita berikan pada beragam objek, seperti: ulasan tentang tajuk rencana di surat kabar, ulasan kekurangan dan kelebihan buku disebut resensi, ulasan film dan sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan penjelasan setiap contoh teks ulasan berikut ini!
• Tajuk Rencana
Tajuk rencana merupakan artikel pokok dalam suatu surat kabar yang berisi tentang pandanganredaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Tajuk rencana jugadikenalmasyarakatdenganberbagainama, dintaranya:mahkotasuratkabar, leader, indukkarangan dan editorial.
. Fungsi tajukrencana sangat banyak, diantaranyayaitu:menjelaskanberita, mengisilatarbelakang, meramalkanmasadepan, merumuskansuatupenilaian moral dan lain-lain. Selain fungsi, editorial yang baikharuslahmempunyaisifat-sifat dibawahini, yaitu:
1. Informatif : Mampumemberikaninformasi.
2. Eksposisi : Memaparkanataumenjelaskan.
3. Argumentatif : Memberikanalasan-alasan.
4. Persuasif : Memberikanpengaruh.
5. Entertaint : Untukmemberikanhiburan.
6Evaluating : Memberikanpenilaianterhadapmasalah yang dikupas.
Karenatajuk rencanamerupakantulisanberopinidanmemerlukananalisis yang sangatmendalam, maka editorial harusbisaditulisolehseorangeditor (penulis editorial) yang mempunyaisyarat seperti: berpengengetahuanluas, bersifatobjektif, tidakmempunyaiprasangkaburuk dan mampumemberikanargumentasi yang meyakinkan.
Adapun ciri-ciri tajuk rencana adalah sebagai berikut.
1. Mengandung ulasan suatu masalah yang diperbincangkan.
2. Berisi pendapat atau opini redaksi tentang kejadian-kejadian aktual.
3. Bersifat subjektif dari buah pemikiran redaksi.
4. Biasanya bersifat nasional.
Aspek-aspek yang menjadi fokus dalam tajuk rencana, yaitu: judul, latar belakang masalah, tokoh, masalah, peristiwa yang disampaikan, opini penulis, saran dan solusi, kesimpulan, sumber berita dan anggota redaksi.

• Resensi
Resensibukumemilikibanyakistilahantara lain: ulasanbuku, bedahbuku, timbanganbuku, tinjauanbuku. Resensimerupakankegiatanpenilaianatauulasanterhadapbukuatausuatukarya, ataumemberikansuatugambarankepadaakhalayakmengenaiisi, kelebihandankelemahanbukuataukaryasastra.
Penilaianbukuharusdilakukansecaraobjektif, tidakbolehsubjektif.Maksudpenilaianobjektifadalahpenilaian yang dilakukansecarajujuratasbuku yang kitabaca.Adapunpenilaiansubjektifadalahpenilaian yang tidakberdasarkannilaibuku yang kitabaca.Misalnya, karenapenulisannyaadalahtokohatauartisidolakitamakakitanilaibaik, walaupunbelumtentubaik; ataukitamengatakanbaik, tetapitidakmempunyaialasankebaikannya.
Dalam hal ini, tugasseorangpenulisresensiadalahmemberikangambarankepadapembacamengenaisuatukarya yang diresensinyaapakahkaryatersebutperlumendapatsambutanatautidak. Jadi, seorangpenulisresensi yang baiksangatmembantupembacadalammenentukanpilihan.Selainitu, penulisresensijugamembantupenerbitataupengaranguntukmemperkenalkansuatukarya.
Menulis resensi haruslah berstruktur. Agar berstruktur, peresensi harus melakukan langkah-langkah. Adapunlangkah-langkahmenulisresensibukuadalahsebagiberikut.
a. Mencaridanmenentukanbuku yang akandiresensi.
b. Membacabukuitudenganseksama.
c. Mengidentifikasiataumenandaibagian-bagianbuku yang dirasamenarikdanmenjadikelebihannyamaupunkekurangannnya.
d. Membuatikhtisardanmencatatisibukusecaragarisbesar.
e. Menuliskanpendapatpribadisebagaitanggapanataupenilaianatasisibuku.
f. Memadukanikhtisardantanggapanpribadimenjadisebuahtulisan yang utuh.
g. Menuliskan data-data terbitandanfisikbuku.
Selain langkah-langkah di atas, Peresensi juga harus mengetahui hal-hal yang harus diungkapkan dalam meresensi buku. Berikuthal-hal yang perludiungkapkandalamresensibuku:
1) Identitasbuku, yang meliputi:
a. judul
b. namapengarang
c. kotadannamapenerbit
d. tahunatauedisipenerbitan
e. tebalbuku
2) Isi buku yang pentingataumenarik
3) Bahasapengarang
4) Keunggulan
5) Kelemahan
6) Kesimpulandan saran-saran

C. Mengidentifikasi Kekurangan dan Meringkas Teks Ulasan
Tidak ada sebuah tek yang sempurna. Setiap teks ulasan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk itu, kita diminta untuk dapat mengidentifikasi kekurangan dari teks ulasan yang kita baca.
Adapun langkah-langkah yang harus kita perhatikan saat ingin menemukan kekurangan dan kelebihan teks ulasan adalah sebagai berikut.
1) Bacalah secara seksama teks ulasan tersebut.
2) Perhatikan kelengkapan bagian atau struktur teks ulasan dan isinya.
3) Temukan unsur-unsur yang mendukung kelengkapan struktur teks dan isinya.
4) Perhatikan bahasa yang digunakan dalam teks ulasan.
5) Temukan unsur-unsur yang tidak mendukung kelengkapan teks ulasan.
Setelah kamu dapat mengidentifikasi teks ulasan, pastinya kemampuanmu untuk mengenal teks ulasan semakin bertambah. Maka, tugasmu selanjutnya adalah untuk dapat meringkas teks ulasan tersebut. Meringkas merupakan salah satu upaya untuk memahami teks dengan cara membaca keseluruhan teks dan mencatat hal-hal yang dianggap penting. Tujuan dari kegiatan meringkas ini adalah untuk memberikan apresiasiterhadap kreativitas sang penulis.
Adapun langkah-langkah untuk meringkas teks ulasan, adalah sebagi berikut.
1) Membaca teks ulasan secara keseluruhan.
2) Mengidentifikasi inti sari teks teersebut.

Contoh Teks Ulasan:

Tajuk Rencana

China Segera Menjadi Nomor Dua

Jika disandingkan, dinamika perekonomian AS dan China sebagai dua negara raksasa terlihat kontras di tengah krisis keuangan global saat ini. Perekonomian AS lesu, sementara China bergairah. Kegairahan China semakin mengesankan karena hampir dipastikan akhir ini China akan mengambil alih posisi Jepang sebagai kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Sebaliknya AS sebagai kekuatan ekonomi nomor satu dunia sedang kerepotan oleh kesulitan ekonomi yang berawal dari krisis keuangan. Upaya melepaskan diri dari krisis semakin sulit karena defisit anggaran sampai di atas satu triliun dolar AS.
Sebagai masalah mendesak, persoalan defisit anggaran dan defisit perdagangan dengan China dijadikan topik pembicaraan AS-China selama dua hari awal pekan ini di Washington. Hingga Mei 2009, defisit AS dalam perdangan dengan China mencapai 84,6 milyar dolar AS, sementara tahun 2008 mencapai 268 milyar dolar AS. Kondisi perekonomian AS dan banyak negara lainnya berada dalam kesulitan sebagai dampak krisis keuangan global yang berawal dari AS. Sebaliknya perekonomian China terus tumbuh. Tanda-tanda China menjadi raksasa ekonomi menjadi semakin jelas.
Sudah muncul perkiraan, mungkin tidak sampai 50 tahun lagi China akan menjadi kekuatan ekonomi nomor satu dunia, menggeser AS. Jika perkiraan ini benar, sejarah kesuksesan China seperti berulang. Pernah disinggung, China pada awal abad ke-19 merupakan raksasa ekonomi nomor satu dunia. Menurut perkiraan, tahun 1820 China menguasai sekitar 29 persen perekonomian global, sedangkan nomor dua diduduki India sekitar 16 persen.
Tanda-tanda India meraih kembali posisi nomor dua itu juga mulai kelihatan. Dinamika pembangunan perekonomian India tidak kalah gairahnya dengan China. Kedua negara Asia itu menjadi bagian dari sangat sedikit negara di dunia yang mampu menjaga pertumbuhan di tengah krisis ekonomi global yang merupakan terburuk sejak depresi ekonomi dunia tahun 1930-an.
Para pengamat cenderung berpendapat, China dapat menjadi lokomotif yang dapt menarik negara lain keluar dari krisis, antara lain karena mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekitar 7 persen dan sukses menjalankan paket stimulus. Sudah terbayang, setelah krisis berlalu, China akan lebih melaju lagi karena sudah tersedia infrastruktur yang dibangun selama krisis dengan paket stimulus 586 milyar dollar AS.
Sementara AS masih kelimpungan oleh defisit anggaran yang tinggi dan juga karena paket stimulus ekonomi 787 milyar dollar AS, yang disetujui Kongres bulan Februari lalu tidak begitu lancar. Kemampuan AS segera keluar dari krisis akan besar pengaruhnya bagi dunia untuk terlepas dari jebakan krisis yang lebih rumit.

Sumber : Kompas, 28 Juli 2008


Resensi
MENCARI JATI DIRI



JudulBuku : MendapatHidayah
Penulis : Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidan
JumlahHalaman : 95 halaman




Hidup adalah sebuah perjuangan. Mengapa dikatakan perjuangan? Karena hidup tak bisa lepas dari suatu halangan dan rintangan. Kedua hal tersebut tentunya tidak bisa kita hindarkan dari kehidupan kita. Hanya saja, halangan dan rintangan akan menjadikan kita pribadi yang tangguh apabila kita dapat melewatinya dengan niat dan usaha. Tapi yang menjadi kendala saat ini adalah kemauan kita. Sering sekali kita ingin merubah pribadi kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, keinginan itu sering sekali hanya berlangsung sebentar dan ternyata kita masih saja kembali pada kepribadian yang lama. Lantas, apakah kita sudah dapat melewati rintangan dan halangan hidup dengan baik? apakah kepribadian kita sudah berubah menjadi baik atau malah justru sebaliknya? Dari sanalah, bukuiniakanmenjawabnya.
DalambukuinidikisahkanseorangYasir yang beberapaakhirinimengalamikegundahan yang teramatmendalam. Saatituiamengalamiketertekanan mental yang takterbendung. Iamerasakandosa yang telahmemperbudakcatatankeimanannyaselamaini. Diseladarikebingungannyaitulah. Iaberkomunikasidengandirinya. Iainginbenar-benarinsyaf. Hinggaakhirnya, iaberfikirakanmenemuitemanlamanya Ibrahim yang merupakanmuslim yang taat. Setelahituiamenemuisahabatlamanyaitugunamencaripencerahandarimasalah yang iatanggungsaatitu. Selama 6 pertemuaniabelajarbersamatemannyatersebut.
Dalam penjabarannya, buku ini cenderung berisi tentang nilai-nilai pendidikan, agama, dan moral yang baik. Buku ini berusaha untuk mengajak pembacanya agar dapat lebih mengenal dirinya sendiri untuk dapat melawan halangan dan rintangan hidup. Buku ini disajikan dalam bentuk cerita. Sehingga, pembaca seolah dibuat sebagai tokoh yang sedang menerima nasihat-nasihat dari temannya secara langsung. Pengembangan pola bahasa yang dipergunakan dalam buku ini cukup sederhana, namun tidak mengurangi unsur rasionalisme. Buku ini juga dilengkapi dengan kutipan hadist dan ayat-ayat yang dapat menjadikan pembaca semakin percaya dengan hal yang dikemukakan oleh penulis.
Hanya saja, ada beberapa hal-hal yang sepertinya menjadi kelemahan penulis dalam memaparkan cerita. Buku ini disajikan oleh penulis per babak. Maksudnya, pada saat penceritaan di salah satu babakk sedang memuncak, tiba-tiba penulis mengakhiri babak tersebut dengan uraian yang menjelaskan bahwa jawaban tersebut akan ditemukan pada bagian selanjutnya. Jelas hal ini menyebabkan pembaca kurang puas karena harus melanjutkan lagi rasa penasarannya pada bagian selanjutnya yang terlebih dahulu diawali oleh cerita pengantar.
Namun, terlepas dari faktor kelebihan dan kekurangan buku tersebut. Rasanya kurang lengkap apabila kita tidak membaca buku ini secara langsung. Buku ini sangat menarik untuk kita baca sebagai arahan buat kita agar menjadi pribadi yang baik yang dapat melalui halangan dan rintangan kehidupan dengan sebaik-baiknya.

Oleh: Alvian Kurniawan


Contoh Soal:
1. (1) penafsiran
(2) simpulan
(3) judul
(4) gambaran umum
(5) penilaian
Urutan yang tepat untuk menyusun teks ulasan sesuai dengan karakteristik teks yang akan dibuat adalah ...
a. (3), (4), (5), (1), (2).
b. (3), (5), (4), (1), (2).
c. (3), (4), (5), (2), (1).
d. (3), (5), (4), (2), (1).
Jawaban : A
Pembahasan :
Secara umum teks ulasan menggunakan struktur isi sebagai berikut.
(3) Judul yang berfungsi untuk mengerakan pikiran si pembaca untuk mengetahui
gambaran umum yang akan dibahas.
(4) Gambaran umum yang berfungsi untuk memaparkan karya benda yang akan diulas
secara umum kepada si pembaca.
(5) Penilaian yang berfungsi untuk menjelaskan penilaian pengulas terhadap kelebihan
atau kekurangan buku yang diulas serta dilengkapi dengan bukti yang kuat.
(1) Penafsiran adalah suatu pandangan penulis terhadap karya atau benda yang diulas.
(2) Simpulan adalah pernyataan inti yang menyangkut ulasan keseluruhan yang
disampaikan secara singkat.

2. Judulbuku yyang di resensi pada contoh diatas adalah...
a. Mendapat Hidayah c. Hidayah Keimanan
b. Memperoleh Barokah d. Barokah dalam keimanan
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada ideentitas di atas telah dijelaskan judul buku tersebut adalah Mendapat Hidayah.









Berilahtandasilang (X) padasalahsatuhuruf a, b, c dan d sebagaijawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Pernyataan sikap berikut yang tepat digunakan untuk mengulas sebuah novel adalah ...
a. Cerita anak adalah suatu media penyampaian moral yang mendidik kepada anak-anak kita. Dengan adanya cerita anak, orang tua tidak perlu terlampau repot untuk memikirkan tentang media apa yang dapat dipergunakan untuk memberikan nilai pendidikan kepada sang anak.
b. Buku cerita ini memiliki pelukisan bahasa yang sangat sederhana. Meskipun demikian, penulis berhasil mengajak pembaca masuk ke dalam cerita dengan sangat gamblang. Sehingga, penulis dapat dinyatakan sukses memainkan bahasa.
c. Tidak banyak yang menyukai buku-buku nonfiksi, demikian yang terungkap dalam penilitian yang digelar di beberapa sekolah di kota Palembang ini. Hal ini jelas membuktikan bahwa pasaran buku fiksi jauh lebih banyak peminatnya.
d. Buku modul ini dibuat dengan kerjasama tim untuk membantu kegiatan belajar mengajar di bimbingan belajar Budiwijaya. Buku ini dilengkapi dengan pembahasan soal-soal yang lengkap untuk membantu siswadalam proses kegiatan KBM di sekolah masing-masing.

2. Pernyataan berikut yang tepat untuk digunakan sebagai judul teks ulasan adalah ..
a. Kembalikan karya seni sebagai sarana untuk
memanusiakan manusia.
b. Rendahnya minat baca di kalangan generasi
muda pada abad ke-21.
c. Lunturnya kebanggaan masyarakat terhadap
pengunaan bahasa daerah.
d. Penggunaan majas hiperbola dalam puisi karya
Prihatmi Simatupang.

3. Pernyataan berikut yang tepat dijadikan sebagai gambaran umum sebuah novel adalah ...
a. Buku ini menceritakan tentang perjuangan seorang anak bernama Gita Sesa Wanda Cantika yang menyandang penyakit rabdiomasarchoma atau sejenis kanker lunak yang menyerang wajahnya. Buku ini mengandung amanat untuk tidak berputus asa dalam menerima musibah termasuk penyakit.
b. Banyak pengaruh besar dalam fungsi suatu bahasa tentang banyaknya bahasa yang mulai masuk dan beredar dalam kehidupan bermasyarakat. Jelaslah ini menjadi angin segar untuk pengaruh bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
c. Buku novel ini dikemas dengan alur cerita yang beragam. Banyak terdapat perbedaan-perbedaan dengan kemasan cerita yang ditemukan pada novel-novel pada umumnya.
d. Penulis novel ini adalah seorang yang sudah sangat terkenal. Ia telah menerbitkan berbagai macam novel yang diangkat ke dalam layar kaca perfilman. Siapa lagi kalau bukan Andrea Hirata.

4. Pernyataan berikut yang tidak tepat dipergunakan untuk mengungkapkan kekurangan sebuah puisi dalam teks ulasan adalah ....
a. Puisi kontemporer karangan Sutardji Calzoum Bachri memang memiliki gaya bahasa yang sangat khas. Kredo yang diangkat berkenaan dengan mantra-mantra. Sehingga cukup unik untuk dibaca.
b. Banyak puisi-puisi moderen yang tidak lagi mementingkan aturan dalam penulisan. Namun, justru dengan terlepasnya aturan penulisan tersebut yang menyebabkan penulis masa kini tidak mengalami keterpenjaraan dalam menulis suatu karya.
c. Puisi-puisi Chairil Anwar memang sarat akan makna, namun banyak sekali puisi-puisinya yang terlampau bebas gaya bahasanya yang terkesan sarkasme, sehingga tidak semua puisinya dapat dikonsumsi anak-anak kecil.
d. Puisi angkatan kemerdekaan mengungkapkan makna nasionalis dan rasa cinta terhadap bangsa dan menentang masa penjajahan di masa lampau, sehingga puisi-puisi zaman itu dianggap sangat berani.

5. Hidup adalah sebuah perjuangan. Mengapa dikatakan perjuangan? Karena hidup tak bisa lepas dari suatu halangan dan rintangan. Kedua hal tersebut tentunya tidak bisa kita hindarkan dari kehidupan kita. Hanya saja, halangan dan rintangan akan menjadikan kita pribadi yang tangguh apabila kita dapat melewatinya dengan niat dan usaha. Tapi yang menjadi kendala saat ini adalah kemauan kita. Sering sekali kita ingin merubah pribadi kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namun, keinginan itu sering sekali hanya berlangsung sebentar dan ternyata kita masih saja kembali pada kepribadian yang lama. Lantas, apakah kita sudah dapat melewati rintangan dan halangan hidup dengan baik? apakah kepribadian kita sudah berubah menjadi baik atau malah justru sebaliknya? Dari sanalah, bukuiniakanmenjawabnya.
Ditinjau berdasarkan struktur teksnya, ulasan di atas merupakan bagian .....
a. kesimpulan
b. keterpihakan penulis
c. argumentasi menolak
d. gambaran umum

6. Oleh sebab itu, Emil Salim kembali mengingatkan kita semua untuk benar-benar memperhitungkan faktor lingkungan dalam pembangunan, terutama di kota-kota besar. Seakan ia juga ingin mengatakan, kota-kota yang masih gandrung membangun gedung-gedung bertingkat dan mal tanpa mengindahkan dampak lingkungan, bersiaplah menghadapi bencana yang tidak main-main.
Ditinjau berdasarkan struktur teksnya, ulasan di atas merupakan bagian .....
a. kesimpulan
b. keterpihakan penulis
c. argumentasi menolak
d. gambaran umum

7. Yang bukantermasukbagiantulisandalamresensiadalah ....
a. Bukuinidikemasdenganalurcerita yang menarik. Gaya bahasa yang dipilihpenuliscenderungcukupberani dangamblang.
b. Bukuinisayabelisewaktusayaliburan di Jogja. Saatitusayatidaksengajamelihatbukuini di tokobuku. Karenasampulnyamenarik, lantasakubelisajabukutersebut.
c. Sebagaibukudenganpredikatbest seller, bukuinimasihperlubanyakperevisianterutamapadabagianeditingnya. Karenabanyaksekalikesalahantulisan yang masihseringmuncul.
d. Buku “Mari BerlatihMembaca” merupakanbukusaku yang ditulisuntukmembantuanak-anakusia 3-5 tahundalamberlatihmembaca. Bukuiniditulisdenganberagamtrikdan tips yang bisamembantu orang tuadalammengajaribuahhatinyadalammembaca.

8. Bagianpembukaresensi yang menariadalah …
a. Cerita-cerita yang dicontohkandalambukuiniberisipetuah-petuah agama, moral, danbudipekerti. Bukuinimenegaskankepadakitabahwamendongengsangatlahpentingdanbermanfaatbuatmasadepanmereka
b. TahukahAndabahwajumlahkeseluruhanpengetahuan yang kitaperolehsekaranginikurangdari 1% daripengetahuan yang seharusnyakitaketahui?
c. Mengapabukuinipentingdibacadandipraktikkanolehseorang guru? Guru sebagaifasilitatordalam proses belajarmengajartentunyamengharapkan yang terbaikbagisiswanya
d. Dalambukuinidisebutkanbahwamenulisitunikmat. Menulismembuatkitamemahamidirisendirisekaligusmengembangkandayaimajinasi. Tidakpercaya? Bukahalaman 115! Apa-apa yang paling dekatdengandirikitaadalahhal yang paling mudahuntukdituliskan

Tajuk rencana di bawah ini untuk menjawab soal nomor 11-13!

Swasembada

Swasembada, bisa diartikan memenuhi seluruh kebutuhan dari produksi sendiri. Itu artinya swasembada terkait erat dengan keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Berdasarkan pemahaman seperti itu, Presiden Susilo Bambang Yudhyono berharap pada tahun 2009 nanti, negara ini mampu memenuhi seluruh permintaan kebutuhan bahan pangannya dari produksi dalam negeri.
Berdasarkan pemahaman itu, Menteri Pertanian, Anton Apriyantono, membatah kalau sekarang Indonesia belum swasembada beras. Khusus untuk beras, swasembada disebutnya sudah tercapai sejak 2004. Dengan memenuhi sebanyak 90% kebutuhan berasa dari dalam negeri, maka kondisi itu dinilainya sudah cukup untuk mendapatkan predikat swasembada beras. Ditambah lagi selama 2005-2006 impor berasa hanya 1% dari produksi beras nasional. Lain kata, 99% kebutuhan beras dari dalam negeri dan itu berarti swasembada beras.
Swasembada pangan boleh jadi memang tak hanya neraca penerimaan dan pengeluaran. Namun bisa juga mencakup urusan distribusi serta kemampuan masyarakat untuk memperolehnya. Kebutuhan pangan, meski sebagian mampu diproduksi sendiri, tetapi pendistribusiannya harus diakui masih sering mendapat gangguan. Masih banyak pelaku-pelaku yang tak bertanggung jawab menimbun dan sebagainya yang akhirnya membebani konsumen. Alhasil terkesan ada kelangkaan.
Bagi masyarakat petani sendiri masih menghadapi persoalan untuk meningkatkan produktivitas lahannya. Tingginya harga pupuk adalah salah satunya. Petani padi sebagainya konsumen utama produk pupuk nyaris tanpa peran dalam penentuan harga pupuk. Selain iu, kelngkaan pupuk pun masih sering terjadi. Sehingga harga melambung dan akibatnya menyulitkan petani.

11. Gagasan utama tajuk tersebut adalah...
a. Swansembada bukan hanya keseimbangan pemasokan dan permintaan tetapi juga urusan distribusi dan kemampuan masyarakat untuk mendapatkannya.
b. Harapan pemerintah Indonesia bahwa tahun 2009 negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya dari produksi dalam negeri.
c. Indonesia telah menjadi sukarelawan beras pada tahun 2004 dan 2005 karena 99% kebutuhan beras telah terpenuhi.
d. Petani belum bisa meningkatkan produktivitas lahannya karena tidak pernah dilibatkan dalam menentukan harga pokok.

12. Opini yang berlawanan dengan isi tajuk tersebut adalah...
a. Produktivitas petani bisa meningkat dengan murahnya harga pupuk.
b. Indonesia tidak akan mampu berswasembada pangan.
c. Boleh jadi Indonesia tidak impor beras pada tahun 2009.
d. Indonesia tidak akan kekurangan beras bila sudah berswasembada.

13. Simpulan yang tepat terhadap isi tajuk tersebut adalah...
a. Pengusaha banyak yang menimbun beras.
b. Swasembada pangan akan terjadi pada tahun 2009.
c. Petani sangat mengharapkan adanya harga pupuk yang murah.
d. Antar tokoh belum sepakat tentang maksud swasembada.

14. 1.786 Siswa Tidak Lulus UN Bahasa Indonesia

JAKARTA, Kegagalan siswa dalam ujian nasional (UN) SMA/MA 2011 ternyata masih disebabkan ketidaklulusan untuk mata pelajaran bahasa Indonesia. Angka ketidaklulusan siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia termasuk kedua tertinggi setelah Matematika.
Untuk mata pelajaran bahasa Indonesia, jumlah siswa yang tidak lulus atau memiliki nilai di bawah angka empat sebanyak 1.786 (38,43 persen). Sedangkan, total siswa yang tidak lulus mata pelajaran matematika sebanyak 2.391 (51,44 persen). Untuk mata pelajaran bahasa Inggris, jumlah siswa yang tidak lulus justru relatif sedikit yaitu sebanyak 152 (3,2 persen).
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) Mansyur Ramly mengatakan faktor penyebab ketidaklulusan siswa untuk mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan minimnya kemampuan siswa untuk memahami bacaan.
“Kebiasaan siswa untuk membaca artikel panjang kemudian mendapatkan maknanya masih kurang. Soal bahasa Indonesia banyak diawali bacaan sehingga pertanyaan yang muncul terkait bacaan,” kata Mansyur kepada wartawan dalam konferensi pers terkait hasil UN di kantor Kemdiknas, Jakarta, Jumat (20/5).
Angka ketidaklulusan tertinggi untuk mata pelajaran bahasa Indonesia berada di Aceh sebanyak 611 siswa. Daerah lainnya yang tinggi angka ketidaklulusan bahasa Indonesia adalah Sumatera Barat (262 siswa), Jawa Timur (258 siswa), Sumatera Utara (152 siswa), Nusa Tenggara Barat (103 siswa) dan Sulawesi Selatan (99 siswa). Untuk mata pelajaran matematika, angka ketidaklulusan tertinggi berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu sebanyak 357 siswa. Daerah lain yang tinggi angka ketidaklulusan mapel matematika adalah Jawa Tengah (266 siswa), Sumatera Barat (250 siswa), Sulawesi Tenggara (141 siswa), dan Sulawesi Tengah (139 siswa).
Terkait hal itu, Mansyur membantah ketidaklulusan siswa dalam Bahasa Indonesia disebabkan materi yang sulit. Menurutnya, ketidaklulusan juga dikarenakan siswa terburu-buru atau kurang cermat saat mengerjakan soal. Dia berharap guru bahasa Indonesia lebih banyak melatih siswa untuk memahami makna dari bacaan.
“Di Amerika Serikat ada pelajaran membaca cepat (speed reading) artinya supaya anak juga dilatih cepat memahami konteks bacaan. Para guru bahasa Indonesia perlu melatih siswa kita untuk belajar membaca cepat seperti itu,” ujarnya.

Dikutip dari: koran Suara
Pembaharuan edisi 20 Mei 2011
Pernyataan yangtidak salah dari berita di atas adalah, kecuali . ...
a. Untuk mata pelajaran matematika, jumlah siswa yang tidak lulus atau memiliki nilai di bawah angka empat sebanyak 2.391 (51,44%). Sedangkan, total siswa yang tidak lulus mata pelajaran bahasa Indonesia sebanyak 1.786 (38,43%).
b. Mansyur menyatakan ketidaksependapatannya bahwa ketidaklulusan siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan materi yang tidak mudah. Menurutnya, faktor kegagalan itu juga disebabkan siswa terburu-buru atau kurang cermat saat mengerjakan soal.
c. Di Amerika Serikat ada pelajaran membaca cepat (speed reading) artinya supaya guru juga dilatih cepat memahami konteks bacaan. Para guru bahasa Indonesia perlu melatih dirinya kita untuk belajar membaca cepat.
d. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Mansyur Ramly mengatakan faktor penyebab kegagalan siswa untuk mata pelajaran bahasa Indonesia disebabkan kurangnya kemampuan siswa untuk memahami bacaan.

15. Berawaldarikehidupankecildipedesaan, yang menyebabkanFahrisalahseorangmahasiswaasal Indonesia yang berkuliah di Al-AzharMesirmerasakankecilketikamenyambutperhatianrekan-rekanwanita yang menaruhhatikepadanya. Namun, disisilain, hatinyatakmampumenolakguratanhatinyapadaseorangwanitaberagama Kristen koptikbernama Maria. Namun, perbedaankeyakinan agama yang menyebabkaniamenahan rasa itu, meskipundisisi lain Maria pun telahmemberikantanda-tandahasratnyapadaFahri. Selintasdariperistiwaitu, menikahlahFahridenganwanita Islam yang bernama Aisha. Berakardarisanalahkonflik pun terjadi, Fahri yang statusnyatelahsahmenjadisuami Aisha difitnahNaora, salahsatuwanita yang menaruhhatipadaFahri. TudingankejiitumenyebabkanFahriharusmendekamkedalamtahanan yang serupadenganneraka. Dalamtahanantersebutiamendapatkanperilaku yang taksewenang-wenangdaripihakpenjagatahanan. ….
Dari kutipanteks ulasan di atas, trailer di atasmerupakan sinopsis dari film berjudul …
a. Surat kecil untuk Tuhan
b. Habibie dan Ainun
c. Ayat-ayatCinta
d. LaskarPelangi

16. Ternyata film Bumi Makin Panas benar. Setidaknya di Alaska, hasil sejumlah foto udara pada kawasan tundra di Alaska Kutup Utara itu membuktikan kebenarannya. Tampak jelas di sana bahwa pepohonan jenis perdu atau semak ternyata semakin membesar baik dalam ukuran maupun jumlah selama beberapa dekade terakhir. Padahal, di dataran beku dan gersang ini biasanya tumbuhan sangat sulit hidup.
Rangkuman dari penggalan teks ulasan di atas adalah ...
a. Film Bumi Makin Panas benar-benar pernah diputar di Alaska.
b. Dataran Alaska di kutub utara ditumbuhi tumbuh-tumbuhan perdu dan semak.
c. Meluasnya daerah tumbuhan perdu di Alaska menunjukan bahwa bumi makin panas.
d. Alaska merupakan dataran beku dan gersang sehingga tumbuh-tumbuhan sangat sulit hidup di sana.

17. (1) Pemasaran narkoba dilakukan dengan memberikan contoh secara cuma-cuma untuk satu atau dua kali pemakaian. (2) Jika cocok, baru dikenakan biaya sesuai dengan jenis barang yang dipakai. (3) Pemakai pasti akan membeli dengan cara menukar barang-barang pribadi dengan barang haram tersebut atau mencuri milik orang lain. (4) Sekarang ini, masalah narkoba sudah menjadi serius bagi bangsa Indonesia. Jadi, pemerintah harus turun tangan dalam mengatasi masalah narkoba.
Kalimat yang berupa fakta dalam paragraf tersebut adalah kalimat ...
a. (1) c. (3)
b. (2) d. (4)

18. Komisi pemberantasan korupsi (KPK) dan badan kehormatan DPR (BK-DPR) bekerja sama untuk mengusut aliran dana dari Bank Indonesia ke DPR. Dana itu diterima sejumlah anggota DPR periode 1999—2004 untuk mempelancar amandemen Undang-Undang Bank Indonesia dan masalah Bantuan Likuidasi Bank Indonesia (BLBI) yang totalnya bernilai Rp 144,5 triliun. Beberapa diantaranya masih duduk sebagai anggota DPR periode sekarang.
Opini dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ...
a. Dana yang diterima oleh anggota DPR dari Bank
Indonesia tidak sah.
b. Pengusutan aliran dana Bank Indonesia oleh KPK dan BK-DPR kepada anggota DPR.
c. KPK dan BK-DPR harus terus mengusut aliran dana Bank Indonesia ke sejumlah anggota DPR.
d. Masalah amandemen Undang-Undang Bank Indonesia dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.

19. Krisis energi listrik tidak bisa dipandang sebelah mata. Konsumsi listrik tidak mungkin turun seiring peningkatan skala ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, jika kebijakan di bidang kelistrikan tidak diubah dan tidak ada penataan tata kelola kelistrikan, krisis energi yang terjadi di masa mendatang bisa lebih parah.
Berkait langsung ataupun tidak, pemerintah dan PLN juga perlu meningkatkan transparansi dalam setiap proses pengambilan kebijakan di bidang kelistrikan. Misalnya, pelaksanaan tender untuk sebuah pembangkit, mekanisme dan prosedurnya harus transparan. Tidak bisa dengan alasan mengejar target, tender listrik main tunjuk langsung. Sebab, transparansi akan menciptakan efisiensi dan akan menopang sebuah tata kelola kebijakan energi yang positif.
Masalah yang terdapat dalam kutipan tajuk rencana di atas adalah ....
a. Krisis energi listrik dan ketransparansian proses
pengambilan kebijakan.
b. Efisiensi tata kelola listrik yang dilakukan
pemerintah dan PLN.
c. Transparansi dalam tender pembangkit listrik
yang mencegah krisis energi.
d. PLN dan pemerintah transparan dalam
manajemen perlistrikan.

20. Keberpihakan penulis berdasarkan kutipan tajuk rencana pada soal nomor 19 di atas adalah ....
a. Penulis tajuk berpihak kepada terciptanya tata kelola dan kebijakan kelistrikan serta transparansi pengambilan kebijakan.
b. Penlis tajuk berpihak kepada keadaan tercukupinya kebutuhan energi listrik seiring bertambahnya jumlah konsumen.
c. Penulis tajuk berpihak kepada keadaan terkendalinya krisis listrik dengan pola penghematan penggunaan yang didukung oleh kebijakan yang efektif.
d. Penulis tajuk berpihak kepada keadaan tidak terjadinya pemborosan penggunaan energi listrikseiring bertambahnya jumlah konsumen.









1. Apa yang kamu ketahui tentang teks ulasan?

2. Buatlah sebuah resensi buku yang pernah kamu baca!

3. Buatlah sebuah teks ulasan dari film yang pernah kamu saksikan!

4. Identifikasilah struktur isi pada contoh tajuk rencana di atas!

5. Ringkaslah teks ulasan tajuk rencana berjudul “China Segera Menjadi Nomor Dua”!

Materi Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Mengenai Informasi Lisan (Diskusi dan Wawancara)

BAB III
Informasi Lisan



1. Bahasa Indonesia Sebagai Sarana Memahami dan Menyajikan Informasi Lisan
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat disampaikan secara lisan ataupun tertulis.Informasi lisan yaitu informasi yang disampaikan secara langsung melalui ucapan atau oral. Informasi lisan dapat diterima melalui media atau cara audio yang melibatkan pendengaran. Karena informasi lisan disampaikan secara langsung, maka kita akan mengaitkan pembelajaran awal ini dengan materi kalimat langsung dan tidak langsung, wawancara dan laporan secara lisan.

A. Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
Kalimat langsung adalah kalimat yang disampaikan seseorang secara langsung dan tanpa perantara. Ada tiga aturan dalam menulis kalimat langsung, yaitu sebagai berikut.
*Kalimat langsung pola keterangan-dialog
Rumus :
Nama tokoh + kata kerja + koma+ kutip awal + dialog + tanda baca + kutip akhir
Contoh :
Reval berkata, “Kursi itu jangan diduduki!”

*Kalimat langsung pola dialog-keterangan
Rumus :
Tanda kutip + dialog + tanda baca + kata kerja + nama tokoh + titik
Contoh :
“Kursi itu jangan diduduki!” kata Reval.

*Kalimat langsung pola naskah dialog percakapan
Rumus :
Nama tokoh + tanda titik dua + tanda kutip + dialog + tanda baca + tanda kutip
Contoh :
Reval : “Kursi itu jangan diduduki!”

Selain kalimat langsung, kita juga harus memahami kaidah penulisan kalimat tidak langsung. Adapun kalimat tidak langsung secara defenisi adalah kalimat yang diucapkan oleh seseorang untuk mengulangi ucapan orang lain, dan jenis kalimat ini dinyatakan dengan perantara. Contoh apabila kalimat langsung di atas diubah ke dalam kalimat tidak langsung, maka akan berbunyi Reval mengatakan bahwa kursi itu jangan diduduki.
Agar mempermudahkan kita untuk dapat memahami dan menyajikan informasi tersebut secara lisan. Perhatikan ilustrasi cerita di bawah ini!

Ilustrasi cerita

Siang hari yang panas, Meki bertemu dengan teman SDnya dulu yang bernama Ian. Mereka saling bercakap-cakap sembari meminum secangkir es jeruk di pinggir jalan. Dalam percakapan tersebut, Meki bercerita, “Yan, setelah aku lulus dari SD. Aku diajak orang tuaku pindah ke Jogja. Di sana aku memiliki banyak sekali kenalan baru. Awalnya aku merasa sulit dalam berkomunikasi. Sebab, di sana masyarakat Jogja lebih sering memergunakan bahasa Jawa dari pada bahasa Indonesia. Bahkan penggunaan bahasa Jawa di sana lebih sulit. Sebab, bahasa Jawa dibedakan menjadi tiga penggunaan, yaitu: bahasa Jawa kasar untuk teman sebaya atau yang lebih kecil dari kita, bahasa Jawa halus untuk orang-orang yang kita anggap lebih tua dan bahasa Jawa sangat halus untuk orang-orang yang tinggal di lingkungan Keraton.”

Berdasarkan ilustrasi cerita di atas, tentunya sebagai penyimak yang baik, Ian harus dapat memahami informasi yang disampaikan oleh Meki secara seksama. Lantas, apabila hendak menyajikannya kembali ke dalam bentuk lisan, maka Ian diperkenankan untuk menyampaikan informasi tersebut dengan penyajian kalimat tidak langsung. Jadi, Ian dapat menyatakan sebagai berikut.

Teman SD ku dulu yang bernama Meki bercerita denganku bahwa setelah tamat SD, ia pindah ke Jogja dan di sana ia mengalami kesulitan saat berkomunikasi, sebab bahasa Jawa memiliki variasi hingga tiga jenis, yaitu: bahasa Jawa kasar, bahasa Jawa halus dan bahasa Jawa sangat halus.


B. Berdiskusi
1. Pengertian Diskusi
Diskusi merupakan pembicaraan antara dua orang atau lebih yang berfungsi untuk memeroleh kesepakatan atau keputusan bersama guna memecahkan suatu masalah.

2. Syarat Terjadinya Diskusi
Diskusi dapat terjadi apabila terdapat syarat-syarat sebagai berikut.
a. Ada anggota kelompok yang terlibat dalam dikusi.
b. Topik yang akan dibicarakan.
c. Interaksi.
d. Tujuan bersama yang hendak dicapai.
e. Berlangsung secara sistematis.

3. Manfaat Dikusi
Selain mendapatkan pemecahan masalah yang dihadapi, diskusi juga mempunyai manfaat sebagai berikut.
a. Menumbuhkan sikap demokratis.
b. Menumbuhkan kebiasaan kerjasama.
c. Meningkatkan kualitas moral.
d. Membiasakan berfikir kritis dan terbuka.
e. Meningkatkan kemampuan berkomunikai dalam bahasa lisan.

4. Petugas Diskusi
Adapun pelaksana dalam diskusi adalah sebagai berikut:
No. Jenis Tugas Fungsi
1. Moderator
(Pemimpin Diskusi) - Berunding dengan peserta mengenai masalah yang akan di
diskusikan maupun tatacara berdiskusi.
-Menyiapkan rangkuman pokok masalah yangakan
didiskusikan.
- Membuka diskusi.
- Mengatur jalannya diskusi secara adil.
- Membuat rangkuman dan menyimpulkan hasil diskusi.
- Menutup diskusi.

2. Panelis
(Narasumber) - Menyiapkan dan menguraikan bahan atau materi yang akan
didiskusikan.
- Menyampaikan materi yang telah disiapkan kepada peserta
diskusi.
- Menjawab tanggapan-tanggapan para peserta berkenaan
dengan materi diskusi yang telah disampaikan.

3. Notulis
(Skretaris) - Mencatat hal-hal penting selama jalannya diskusi, misalnya
yang berkaitan dengan pendapat, usulan, dan keputusan hasil
diskusi.

4. Peserta
Diskusi - Mempersiapkan materi yang berkenaan dengan masalah yang
didiskusikan sebelum diskusi berlangsung.
- Ikut serta dalam pembicaraan dengan semangat kerjasama
dan rasa persaudaraan yang tinggi.
- Bertanggung jawab terhadap proses dan hasil diskusi.


5. Faktor Penentu Lancarnya Jalannya Diskusi
Diskusi akan berjalan lancar apabila,
a. Peserta diskusi mengetahui tujuan diskusi.
b. Peserta diskusi memahami masalah yang didiskusikan.
c. Peserta diskusi menghormati pemimpin diskusi,
d. Pemimpin diskusi mampu memimpin acara diskusi dengan adil.

6. Langkah-Langkah Diskusi
Adapun langkah-langkah dalam berdiskusi ialah sebagai berikut.
a. Pemandu/pemimpin diskusi membuka acara.
b. Penyampaian permasalahan oleh pembicara/pemimpin diskusi.
c. Mendiskusikan kemungkinan cara memecahkan masalah tersebut.
d. Pemilihan cara pemecahan masalah.
e. Pemandu/pemimpin diskusi menutup acara hari ini.

7. Bentuk Forum dalam Diskusi Kelompok

M X M N M

X N X X X N

X X
X X
X X X X
X X
X X

Keterangan:
M : Moderator, N : Notulis X : Peserta Diskusi

8. Jenis-Jenis Diskusi
Diskusi mempunyai banyak jenis, seperti:
a. Seminar adalah pertemuan para pakar yang berusaha mendapatkan kata sepakat mengenai suatu hal.
b. Sarasehan/simposium adalah pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli mengenai suatu hal/masalah dalam bidang tertentu.
c. Lokakarya/sanggar kerja adalah pertemuan yang membahas suatu karya.
d. Santiaji Pertemuan yang diselenggarakan untuk memberikan pengarahan singkat menjalang pelaksanaan kegiatan.
e. Muktamar adalah pertemuan para wakil organisasi mengambil keputusan mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.
f. Konferensi adalah Pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama.
g. Diskusi panel adalah diskusi yang dilangsungkan oleh panelis dan disaksikan/dihadiri oleh beberapa pendengar, serta diatur oleh seorang moderator.
h. Diskusi Kelompok adalah diskusi yang berfungsi untuk menyelesaikan masalah dengan melibatkan kelompok-kelompok kecil.

9. Memahami Teks Diskusi
Setiap jenis teks mempunyai struktur atau susunan yang berbeda-beda. Demikian juga dengan teks diskusi yang merupakan salah satu teks yang di dalamnya mengandung pertentangan atau perbedaan pendapat tentang suatu masalah. Suatu teks diskusi memiliki bagian yang terdiri dari: judul, pendahuluan atau isu yang beredar, pernyataan yang mendukung ataupun menolak dan kesimpulan.

10. Fitur Bahasa Dalam Teks Diskusi
Setelah kita mempelajari struktur teks diskusi, kini kita akan mempelajari fitur bahasa dalam teks diskusi yang terdiri dari:
a. Penggunaan modalitas adalah keterangan dalam kalimat yang merupakan sikap
pembicara terhadap hal yang dibicarakan.
b. Penggunaan kata kerja aksi adalah kata kerja yang menyatakan subjek yang mela-
kukan pekerjaan.
c. Penggunaan kata kerja yang berhubungan dengan pikiran.
d. Penggunaan nomina (kata benda) umum dan abstrak.
e. Penggunaan konjungsi yang menunjukan kontras.

Contoh Teks Diskusi:


Kesuksesan Seorang Anak Ditentukan Oleh Hardskill atau Softskillkah?

(Pendahuluan atau Isu)
Banyak orang tua yang kurang mendukung anaknya untuk dapat mengikuti banyak kegiatan seperti: organisasi, ekstrakurikuler dan lain-lain dengan alasan nanti nilai rapornya akan turun atau aktivitas belajarnya akan terganggu. Hal ini dilatarbelakangi dengan alasan orang tua yang menganggap bahwa kemampuan belajar yang baik merupakan satu-satunya jalan untuk menentukan keberhasilan anaknya di masa yang akan datang. Sehingga, orang tua cenderung khawatir nilai anaknya akan merosot bahkan peringkat anaknya. Namun, perlu kita ketahui bahwasannya kemampuan itu terdiri atas dua macam, yaitu: hardskill dan softskill. Hardskill adalah suatu kemampuan yang berhubungan dengan pengetahuan dan lebih bersifat akademis, sedangkan softskill itu sendiri dimaksudkan sebagai kemampuan anak dalam hal berinteraksi, bersosialisasi dan lain-lain.

(Argumentasi mendukung)
Sebenarnya benar apa yang dilakukan orang tua terhadap anaknya tersebut. Pendidikan merupakan hal utama dalam menempuh kesuksesan. Pendidikan akan mematangkan kemampuan berfikir sang anak dan memberikan banyak pengetahuan tentang hal-hal yang tidak diajarkan orang tua di lingkungan keluarga. Banyak anak-anak yang terlampau kuat berorganisasi sehingga ia melupakan kegiatan utamanya sebagai seorang pelajar yaitu untuk belajar. Sehingga, tujuan belajar di sekolah justru menjadi salah arah. Di samping itu, menjadi orang yang pintar akan memudahkan mereka dalam mencari dunia kerja. Setiap pekerjaan terutama perusahaan besar, PNS dan lain-lain mereka selalu melakukan tes tertulis untuk mengetahui seberapa besarkah kepandaian yang dimiliki oleh calon pegwainya tersebut. Selain itu, dengan kepandaian juga semua kemudahan dapat terbuka lebar. Salah satunya adalah kemudahan memperoleh beasiswa dan lain-lain.

(Argumentasi menolak)
Namun di sisi lain, banyak pihak yang menolak dengan pemikiran orang tua tersebut. Pada prinsipnya, banyak sekolah lebih menekankan ilmu pendidikan pada aspek hardskill saja. Persentase pemberian teori lebih banyak ketimbang praktik. Sehingga, softskill jarang sekali terasah. Anak yang terfokus pada kegiatan belajar saja akan terkungkung menjadi pribadi yang tak berkembang. Anak-anak butuh organisasi atau ekstrakulikuler dan juga hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan yang dapat meningkatkan softskill mereka. Bahkan berdasarkah hasil Survey National Assosiation of Colleges and EmployerUSA (2002) menyatakan bahwa IPK atau nilai ijazah selama sekolah bukanlah hal yang dianggap penting dalam dunia kerja. Yang jauh lebih penting adalah kemampuan komunikasi, kejujuran, kerjasama, motivasi dan kemampuan beradaptasi interpersonal yang lebih dipergunakan. Secara nyata, banyak orang yang nilai IPK atau rapornya lebih kecil, namun justru mendapatkan pekerjaan atau jabatan yang lebih tinggi dari temannya yang pintar sewaktu sekolah.

(Kesimpulan)
Berdasarkan kedua pandangan di atas, sebenarnya baik itu hardskill atau softskill haruslah seimbang. Orang pandai tapi susah berkomunikasi atau lebih cenderung pemalu akan jarang dilirik pekerjaan. Sebaliknya juga, pandai bersosialisasi saja tidak cukup karena hampir semua perusahaan besar, instansi pemerintah dan swasta di awal dari proses perekrutan pegawai selalu diawali dengan tes tertulis. Jadi intinya, kedua hal tersebut sangatlah penting. Orang tua harus bisa memberikan kelonggaran kepada anaknya untuk mengikuti hal-hal positif seperti: organisasi, ekstrakulikurer dan lain-lain agar softskillnya dapat terasah, namun juga harus memberikan kontrol kepada anak dan selalu mengingatkan anak bahwa tujuan utama pelajar adalah untuk belajar. Sehingga, orientasi kegiatan di luar sekolah juga dapat berimbang dengan kewajiban anak untuk belajar.


Contoh Soal:
1. Fungsi tanda petik (“....”) dalam penulisan kalimat langsung adalah.....
a. Untuk mengapit bagian yang dipentingkan.
b. Untuk mengapit istilah asing.
c. Untuk mengapit ucapan langsung.
d. Untuk mengapit nama pewawancara.
Jawaban: C
Pembahasan:
Tanda petik dua digunakan untuk mengapit kalimat percakapan secara langsung.

2. Tema: Daur ulang plastik kemasan
Rumusan masalah yang tepat sesuai tema tersebut adalah...
a. Siapa yang mendaur ulang plasitk kemasan?
b. Kapan kita mendaur ulang plastik kemasan?
c. Bagaimana mendaur ulang plastik kemasan?
d. Apakah mendaur ulang plastik kemasan?
Jawab: C
Pembahasan:
Unsur “bagaimana” biasanya menjadi unsur paling utama yang harus pertama kali diba-
hasdalam tema diskusi.




Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan
1. Berikut merupakan pernyataan yang benar tentang diskusi adalah...
a. Rumusan masalah yang baik dalam diskusi adalah problematis, memenuhi syarat dalam rumusanpermasalahan, harus luas dan aktual.
b. Sarasehan adalah pertemuan yangdiselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran para ahli mengenai suatu hal/masalah dalambidang tertentu, sedangkanlokakarya/sanggar kerja adalah pertemuan yang membahas suatu karya.
c. Syarat menjadi Moderator yang baik ialah mengetahui tujuan diskusi,memahami masalah yang didiskusikan,menghormati pemimpin diskusi,mampu memimpin acara diskusi dengan adil.
d. Mencatat hal-hal penting selama jalannya diskusi, misalnya yang berkaitan denganpendapat, usulan, dan keputusan hasil diskusi merupakan tugas sampingan seorang Notulis.

2. Berikut merupakan penulisan kalimat langsung yang benar dalam dialog wawancara adalah …
a. Janna bertanya, “Kapan anda menekuni dunia bisnis ini?”
Acha menjawab, “Saya menekuni dunia bisnis ini sejak
usia 20 tahun.”
b. “Lantas mengapa anda memilih dunia bisnis?” tanya Vio.
“Karena melihat rekan-rekan saya sudah berhasil dengan bisnis seperti ini,” jawab Rosmiati.
c. Alvian : “Apakah kamu pernah gagal dalam bisnis ini?”
Meki: “Alhamdulillah sejauh ini saya belum pernah
mengalaminya.”
d. Leni bertanya kepada Lisma tentang rahasia kesuksesannya di dunia bisnis, lalu Lisma menjawab bahwa kesuksesannya dikarenakan karena ia tekun menjalani usahanya itu.

3. Akbar berkata kepada saya bahwa tetangga saya itu amat pintar.Jika Kalimat diatas diubah menjadi kalimat langsung,maka akan berbunyi ...
a. “Dia itu amat pintar,” kata Akbar.
b. “Kamu itu amat pintar,” kata Akbar
c. “Aku ini amat pintar ,“ kata Akbar.
d. “Mereka itu amat pintar,” kata Akbar.

4. Bahan diskusi yang tepat untuk dipilih adalah, kecuali…
a. Permasalahan yang terlihat beralasan dan jelas.
b. Permasalahan yang hingga saat ini belum dipermasalahkan.
c. Permasalahan yang menjadi kendala global.
d. Permasalahan yang memerlukan analisis yang cukup lama sekali.

5. Kakek Dwiki mengatakan bahwa beliau perlu istirahat.
Kalimat tersebut jika diubah dalam bentuk kalimat langsung menjadi ….
a. Kakek Dwiki berkata, “Saya perlu istirahat.”
b. Kakek Dwiki berkata, “Saya harus istirahat.”
c. Kakek Dwiki berkata, ”Beliau perlu istirahat.”
d. Kakek Dwiki berkata, “Dia perlu istirahat.”

6. Sebagian memang berharap konfrensi yang diselenggarakan menjelang berakhirnya kepemimpinan Presiden George W Bush bisa menghasilkan terobosan berarti, justru ketika pemimpin AS ini ingin meninggalkan warisan yang berarti. Namun kita juga tidak naïf untuk mengharapkan konflik yang sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya bisa diselesaikan segera. Tetapi, mengikuti ungkapan bijak, manusia boleh kehilangan semuanya, kecuali harapan. Apalagi di Annapolis diwacanakan solusi dua negara bagi pengakhiran konflik.
Harapan sama juga kita tujukan untuk Irak, yang setelah diinvasi AS tahun 2003 terjebak dalam konflik yang berkepanjangan. Afganistan pun yang sebelumnya dikira telah stabil ternyata juga masih menyimpan bara sehingga bersama Irak sempat disebut sebagai tempat berlangsungnya konflik tiada akhir.
Masalah yang dibahas pada paragraf soal di atas adalah...
a. Harapan penyelesaian konflik bagi negara yang sedang berseteru.
b. Keinginan masyarakat terhadap kebaikan negara AS.
c. Harapan menjelang berakhirnya pemerintahan George W Bush.
d. Irak dan Afganistan tak kunjung damai.

7. Dalam diskusi kita mengenal adanya moderator. Tugas dari seorang moderator adalah,kecuali….
a. Berunding dengan peserta mengenai masalah yangakan didiskusikan maupuntatacara berdiskusi.
b. Menyiapkan rangkuman pokok masalah yang akandidiskusikan.
c. Menegur, memilih dan mengeluarkan peserta diskusi yang ribut.
d..Membuka dan menutup sebuah diskusi.

8. Orde baru tumbang, Namun hal ini ternyata tidak sertamerta menunjukan bahwa kebenaran telah datang. Reformasi yang bergerak dari nurani murni mahasiswa dengan cepat mengalami pergeseran makna dan fungsi. Tiba di tangan elit politik dan penguasa baru, refolusi menjadi jargon politik. Maknanya pun luas. Semakin lama kata itu semakin kehilangan darah.
Masalah diskusi yang relevan dengan cuplikan wacana di atas adalah….
a. Dukungan elit politik mulai lesu terhadap semangat reformasi mahasiswa.
b. Kegagalan reformasi di tengah elit politik dan para mahasiswa.
c. Kekuasaan Orde baru berhasil ditentang oleh demontrasi mahasiswa.
d. Reformasi dari nurani mahasiswa bergeser maknanya menjadi jargon elit politik.

9. Bacalah Informasi di bawah ini dengan teknik membaca intensif!

Rangking Kecepatan Download Indonesia Tempati Posisi Kedua Terbawah di Asia Tenggara


Harga akses internet di Indonesia saat ini memang lebih murah dibandingkan beberapa tahun lalu. Namun dari sisi pelayanan, nampaknya Indonesia sangat jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain, bahkan dari negara tetangga di Asia Tenggara.
Hal tersebut terungkap dalam tes yang baru saja dilakukan oleh Speedtest.net terhadap seluruh negara di dunia. Tes tersebut membandingkan kecepatan download seluruh negara di dunia. Dan hasilnya, Indonesia menempati posisi 150 dari total 186 negara yang ada di daftar Speedtest.net.
Dalam ranking tersebut, kecepatan download rata-rata di Indonesia adalah sebesar 3.33 Mbps. Angka tersebut pun sangat jauh dibandingkan dengan Hongkong yang ada di posisi pertama dengan kecepatan download sebesar 71.22 Mbps.
Di kawasan Asia Tenggara sendiri, Indonesia juga berada di tingkat bawah, tepatnya di posisi kedua terbawah, satu strip di atas Filipina.
Sumber: ITpaint.Corp
Berdasarkan informasi di atas, hal apa yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi ...
a. Speedtes.net melakukan tes kecepatan download di seluruh dunia.
b. Kecepatan download rata-rata di Indonesia sebesar 3.33 Mbps.
c. Pelayanan internet di Indonesia sangat jauh tertinggal dibandingkan negara-negara lain.
d. Dengan Hongkong berada di posisi pertama untuk kecepatan download yang mencapai kecepatan sebesar 71.22 Mbps.

10. Judul: Fungsi Perpustakaan untuk meningkatkan prestasi siswa.
Rumusan masalah yang tepat berdasarkan judul di atas adalah ...
a. Bagaimanakah fungsi perpustakaan untuk meningkatan prestasi siswa?
b. Apa saja dampak peningkatan prestasi siswa?
c. Bagaimana dampak peningkatan prestasi siswa?
d. Apakah fungsi perpustakaan untuk meningkatkan prestasi siswa?

11. Kalimat yang berisi argumen yang menentang adalah ...
a. Keputusan presiden tersebut sangat bijak.
b. Semua kita lakukan agar mencapai kesepakatan yang baik.
c. Sebenarnya pemerintah telah mengalokasikan dana yang cukup besar untuk perubahan kurikulum di sekolah.
d. Desakan warga yang merasa keberatan dengan kenaikan harga BBM semakin meningkat.

12. Manakah dari kalimat berikut ini yang merupakan contoh argumen mendukung?
a. Banyak pihak yang tidak sepakat bahwa pelajaran bahasa Inggris dihapuskan untuk tingkat SD.
b. Pengembangan karakter peserta didik merupakan standar inti utama yang dituju dari kurikulum 2013 ini.
c. Ujian Nasional tetap akan dilaksanakan pada tahun ini. Hal inilah yang menyebabkan UN menjadi momok dari kalangan pelajar.
d. Lebih baik masyarakat lebih dapat menghargai apapun yang menjadi keputusan pemerintah.

13. Hal-hal berikut merupakan syarat terjadinya diskusi adalah ..
a. Ada masalah yang dibicarakan.
b. Ada seseorang yang bertindak sebagai pemimpin diskusi.
c. Ada peserta sebagai anggota diskusi.
d. Ada seksi dokumentasi.

14. Saat menjadi pemakalah atau penyaji materi dalam berdiskusi apabila tidak bisa menjawab pertanyaan peserta diskusi sebaiknya....
a. Mengatakan bahwa pertanyaan tersebut tidak sesuai
dengan masalah.
b. Berterus terang bahwa belum bisa menjawab
pertanyaan tersebut.
c. Menjawab secara tegas walaupun jawabannya tidak
sesuai pertanyaan.
d. Berterus terang bahwa pertanyaan tersebut akan
dijawab setelah acara diskusi.

15. Langkah-langkah berdiskusi adalah….
a. (1) Menentukan masalah
(2) Menentukan tujuan diskusi
(3) Merumuskan kesimpulan
(4) Menentukan pelaksanaan diskusi
(5) Melaksanakan diskusi
(6) Membuat laporan diskusi
b. (1) Menentukan masalah
(2) Menentukan tujuan diskusi
(3) Menentukan pelaksanaan diskusi
(4) Melaksanakan diskusi
(5) Merumuskan kesimpulan
(6) Membuat laporan diskusi
c. (1) Menentukan masalah
(2) Menentukan tujuan diskusi
(3) Menentukan pelaksanaan diskusi
(4) Merumuskan kesimpulan
(5) Membuat laporan diskusi
(6) Melaksanakan diskusi
d.(1) Menentukan masalah
(2) Menentukan pelaksanaan diskusi
(3) Menentukan tujuan diskusi
(4) Melaksanakan diskusi
(5) Merumuskan kesimpulan
(6) Membuat laporan diskusi

16. Untung Gautara berpendapat sebaliknya, PR perlu diberikan kepada siswa sebagai media latihan di rumah. Diharapkan dengan melakukan latihan, kemampuan siswa senantiasa bertambah. Akan tetapi PR tersebut ternyata dilalaikan dan dijadikan pekerjaan sekolah atau PS oleh sebagian siswa. Sebelum guru datang mengajar, mereka baru mengerjakan PR dengan menyontek hasil kerja teman.
Pernyataan di atas merupakan struktur teks diskusi berupa ....
a. Isu
b. Argumentasi menentang
c. Argumentasi mendukung
d. Kesimpulan

17. Berikut merupakan pernyataan teks diskusi yang menggunakan fitur bahasa modalitas adalah ....
a. Bahasa Indonesia dipergunakan sebagai bahasa
persatuan antar suku bangsa.
b. Ujian Nasional sudah selayaknya harus dihapuskan, karena banyak dampak negatif di dalamnya.
c. Museum Bala Putra Dewa merupakan museum yang berdiri di lahan kota Palembang.
d. Mata uang rupiah hingga saat ini mengalami penurunan terhadap dollar.

18. Hal-hal yang dapat ditelaah ataupun direvisi dari teks diskusi adalah, kecuali ...
a. Ejaan c. Makna kata
b. Struktur kalimat d. Pilihan kata

19. Teks diskusi yang memergunakan tanda baca yang tepat
adalah ...
a. Bimbingan belajar tengah menjamur saat ini hampir setiap sudut kota terdapat bimbingan belajar.
b. Bimbingan belajar tengah menjamur saat ini, hampir setiap sudut kota terdapat bimbingan belajar.
c. Bimbingan belajar tengah menjamur saat ini. Hampir setiap sudut kota terdapat bimbingan belajar.
d. Bimbingan belajar tengah menjamur saat ini. Hampir setiap sudut kota, terdapat bimbingan belajar.

20. Kritikan yang disampaikan dengan benar adalah ….
a. Saudara jangan ingin menang sendiri dalam berpendapat. Hargailah pendapat-pendapat orang lain!
b. Kurang tepat apabila karya wisata kita, dilakukan minggu-minggu ini. Sebagaimana yang kita maklumi bahwa sekarang ini musim hujan!
c. Kamu ini berani-beraninya berbicara kasar di depan Pak Guru. Lain kali perbuatan itu jangan kamu lakukan lagi!
d. Kalau rencana tersebut kita laksanakan, kita pasti kalah. Oleh karena itu, lupakanlah rencana tersebut!




































































1. Apa yang kamu ketahui tentang diskusi?

2. Buatlah sebuah kerangka teks diskusi!

3. Kembangkanlah kerangka teks diskusi yang kamu buat menjadi karangan teks diskusi
yang utuh!

4. Buatlah sebuah struktur teks yang berisi tentang argumentasi kontra!

5. Buatlah 2 contoh fitur bahasa yang menggunakan konjungsi kontras!



C. Wawancara
1. Dasar-dasar Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya-jawab dengan seseorang atau beberapa narasumber untuk meminta keterangan atau pendapat mengenai suatu hal. Wawancara diperlukan untuk mengumpulkan informasi-informasiyang diperlukan guna suatu penelitian, penyusunan berita, penyusunan laporan.
Ada empat unsur yang harus terpenuhi agar wawancara bisa dilakukan, yaitu
a. Pewawancara atau orang yang mencari informasi yang berkedudukan sebagai penanya.
b. Narasumber atau orang yang diwawancarai.
c. Tema atau perihal yang diwawancarakan.
d. Waktu dan tempat yang ditentukan untuk melakukan wawancara antara pewawancara dengan narasumber.

2. Jenis Wawancara
Wawancara dapat dilakukan dengan berbagai narasumber dari berbagai kalangan. Adapun jenis wawancara, diantaranya
a. Wawancara serta merta
Wawancara ini dilakukan secara spontan dan dilaksanakan dalam situasi alamiah. Hubungan antara pewawancara dengan penyampaian pertanyaan harus berjalan sebagaimana dalam percakapan sehari-hari.
b. Wawancara yang dibakukan
Wawancara yang dilakukan dengan membuat kerangka yang menjadi pokok-pokok permasalahan yang akan dibahas.
c. Wawancara petunjuk umum
Wawancara yang mengajukan persoalan-persoalan kepada narasumberdengan cara membacakan pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan sebelumnya.
3. Etika Berwawancara
Berwawancara yang baik harus memperhatikan etika berwawancara. Etika berhubungan dengan nilai baik dan buruk, benar dan salah, pantas dan tidak pantas, dan sebagainya. Oleh karena itu, etika berwawancara adalah kepantasan saat melakukan wawancara.
Etika berwawancara diantaranya,
a. Membuat janji dengan narasumber,
b. Mengucapkan salam, memperkenalkan diri, dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan sebelum wawancara dimulai.
c. Menyampaikan pengantar (basa-basi) sebelum wawancra.
d. Mengajukan pertanyaan dengan bahasa yang santun.
e. Menyimak jawaban narasumber dengan saksama dan penuh perhatian.
1) Pertanyaan yang diajukan focus pada materi wawancara.
2) Tidak menyinggung atau menyudutkan narasumber.
3) Menggunakan kalimat efektif atau kalimat yang singkat, jelas, dan tepat.

4. Langkah-langkah Berwawancara
Petunjuk melakukan wawancara:
1) Lakukan persiapan dan perencanaan dengan matang, meliputi:
a. Menentukan topik wawancara dan narasumber
b. Menentukan waktu dan tempat wawancara
c. Mempersiapkan daftar pertanyaan yang akan diajukan
d. Mempersiapkan sarana pendukung: alat tulis, tape recorder, kamera, dan lain-lain.


INFO LEBAH

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan pertanyaan-pertanyaan itu adalah sebagai berikut:
a) Pertanyan-pertanyaan harus sesuai dengan tujuan wawancara.
b) Setiap pertanyaan harus memuat satu pokok persoalan.
c) Ditanyakan secara langsung dan tidak berbelit-belit.
d) Menggunakan pilihan kata yang santun.


2) Tahap pelaksanaan
Secara umum, wawancara dilaksanakan dalam tahap seperti berikut.
a. Menyampaikan salam hormat,
b. Memperkenalkan diri secara lengkap,
c. Mengemukakan secara jelas maksud wawancara,
d. Mewawancarai berdasarkan urutan yang telah disepakati,
e. Simak secara sungguh-sungguh uraian jawaban yang diberikan narasumber
f. Catat butir-butir pokok jawaban narasumber dengan cepat dan cermat
g. Hati-hati untuk penulisan nama, jawaban, dan data-data informasi yang berupa angka, jangan sampai keliru
h. Mengakhiri wawancara dengan salam hormat dan ucapan terima kasih.
i. Setelah selesai, berikan catatan jawaban wawancara kepada narasumber untuk diperiksa. Bila narasumber sudah menyetujui, mintalah kesediaannya untuk memaraf atau menandatanganinya.

3) Tahap penyusunan Laporan
Setelah melaksanakan wawancara, hasil wawancara disusun dalam bentuk laporan, susunannya dapat berupa format pertanyaan-jawaban atau artikel.

INFO LEBAH

Satu hal yang perlu diingat bahwa sebelum berwawancara, sebaiknya disiapkan terlebih dahulu daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber. Pertanyaan wawancara dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung sifat jawaban yang diharapkan dan tujuan pertanyaan.
a. Pertanyaan terbuka
Yaitu pertanyaan yang jawabannya bersifat uraian panjang, biasanya berupa pendapat (opini), tanggapan, argumen, dan pandangan narasumber tentang suatu hal.
b. Pertanyaan tertutup
Yaitu pertanyaan yang jawabannya bersifat pendek atau singkat, biasanya berupa informasi singkat atau fakta data yang sudah pasti.
c. Pertanyaan terpimpin
Yaitu pertanyaan yang diikuti dengan arahan jawaban.
d. Pertanyaan konfirmatif
Yaitu pertanyaan yang bertujuan untuk memastikan kebenaran tentang sesuatu hal. Pertanyaannya diawali dengan kata benarkah.
e. Pertanyaan eksploratif/investigative
Yaitu pertanyaan yang bertujuan untuk mengungkap informasi secara lebih luas dan mendalam atau untuk menyelidiki suatu kasus yang masih terselubung misteri.



5. Menyusun hasil wawancara
Ada dua macam cara menyusun atau menyampaikan hasil wawancara, yaitu dalam bentuk dialog dan dalam bentuk prosa narasi.
a. Bentuk dialog
Hasil wawancara ditampilkan seperti teks drama. Ditampilkan atau ditulis kembali pertanyaan yang diajukan dan jawaban narasumber dalam kalimat langsung.
b. Bentuk prosa narasi
Hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan. Jawaban narasumber diubah dalam kalimat tidak langsung atau diceritakan kembali oleh si pewawancara.

Contoh teks wawancara
Topik : Makam Bung Karno
Tujuan : Memperoleh informasi rencana pemugaran makam Bung Karno

Pewawancara : “Benarkah kawasan makam Bung Karno akan dipugar lagi, Pak?”
Narasumber : “Benar.”
Pewawancara : “Bukankah dulu sudah pernah dipugar? Mengapa sekarang ada rencana pemugaran lagi?”
Narasumber : “Memang, tepatnya sewindu setelah Ir. Soekarno wafat, kompleks makam Bung Karno dipugar. Pemugaran dilakukan sebab berbeda dengan sebelumnya.”
Pewawancara : Apa yang melatarbelakangi pemugaran makam Bung Karno kali ini, Pak?”
Narasumber : “Keberadaan peziarah di kota Blitar, tempat makam Bung Karno, masih sekedar berkunjung atau berziarah saja. Seiring dengan perkembangan zaman dan pergantian generasi bukan tidak mungkin generasi mendatang tidak mengenal sosok dan pemikiran Bung Karno. Berdasarkan pemikiran itulah kota Blitar segera mencari uapaya antisipasi.”
Pewawancara : “Bagaian mana yang mengalami pemugaran, Pak?”
Narasumber : “Pemugaran yang direncanakan kali ini demi melengkapi pemugaran terdahulu. Pemugaran ini lebih difokuskan pada pembangunan perpustakaan Bung Karno.”
Pewawancara : “Berapa biaya yang dialokasikan untuk pembangunan perpustakaan tersebut?”
Narasumber : “Pemerintah Daerah mengalokasikan dana sekitar tiga puluh miliar rupiah.”
Pewawancara : “Berapa harga karcis masuk kawasan makam Bung Karno ini?”
Narasumber : “O… para peziarah tidak dipungut biaya alias gratis memasuki kawasan makam Bung Karno ini.”


Contoh soal:
1. Wawancara yang disampaikan secara langsung, disebut wawancara ….
a. Serta merta c. dibakukan
b. Petunjuk umum d. tertutup
Jawaban : A
Pembahasan :
Wawancara yang disampaikan secara langsung atau spontan, dilakukan secara alamiah disebut wawancara serta merta.

2. Hasil wawancara disusun menjadi sebuah karangan disebut bentuk …
a. Dialog c. drama
b. Prosa narasi d. laporan
Jawaban : B
Pembahasan :
Ada dua macam cara menyusun atau menyampaikan hasil wawancara, yaitu dalam bentuk dialog dan dalam bentuk prosa narasi.
Hasil wawancara yang disusun menjadi karangan disebut bentuk prosa narasi.

Bacalah contoh naskah wawancara di bawah ini!
Pewawancara : “Selamat Pagi, Pak. Saya ingin mewawancarai bapak sebagai ketua RT di
kampung ini mengenai kebersihan lingkungan. Yang Pertama, Apa yang sering dilakukan warga setempat untuk menjaga kebersihan lingkungan ini?”
Narasumber : “Yang kami lakukan adalah melaksanakan kerja bakti selama dua minggu
sekali.”
Pewawancara : “Sejak kapan Pak kegiatan tersebut dicanangkan?”
Narasumber : “Kegiatan ini sudah dilaksanakan hampir dua tahun terakhir.”
Pewawancara : “Oh, lalu Siapa saja yang dilibatkan dalam kegiatan ini, Pak?”
Narasumber : “Tentunya semua warga yang ada diwilayah ini.”
Pewawancara : “Di mana saja wilayah yang menjadi sasaran kegiatan kerja bakti ini?”
Narasumber : “Wilayah kerja bakti ini kami bagi menjadi tiga wilayah yang kami sebut
dengan wilayah A,B dan C yang masing-masing wilayah telah kami tempel
batas-batasnya.”
Pewawancara : “Lho, Mengapa harus dibagi menjadi tiga wilayah, Pak?”
Narasumber : “Ini untuk menanggulangi terjadinya penumpukan dan ketidakseimbangan
jumlah pekerja.”
Pewawancara : ” Baiklah Pak, yang terakhir Bagaimana harapan bapak tentang kegiatan
ini untuk ke depannya nanti?”
Narasumber : “Saya berharap ini akan menjadi kebiasaan positif yang akan menular ke
anak cucu kita, dan dapat menjadi contoh-contoh bagi kampung-kampung
tetangga.”
Pewawancara : “Wah. mulia sekali harapan bapak. Baik Pak, sekian dulu wawancara kita.
terimakasih atas kesempatan yang diberikan. Semoga kegiatan ini dapat
berguna bagi kita semua.”

3. Siapakah narasumber pada wawaancara di atas?
a. Ketua RW c. Ketua regu
b. Ketua kelas d. Ketua RT
Jawaban : D
Pembahasan :
Narasumber pada wawancara tersebut adalah Bapak ketua RT.

4. Apa pokok dari wawancara tersebut?
a. Kebersihan lingkungan
b. Kampanye politik
c. Kampung yang indah
d. Harapan Bapak
Jawaban : A
Pembahasan :
Inti atau pokok dari wawancara di atas mengenai kebersihan lingkungan, bahwa sebagai ketua RT mengerahkan warga setempat untuk melaksanakan kerja bakti dua minggu sekali yang telah terlaksana hampir dua tahun.

5. Pewawancara : “Lho, Mengapa harus dibagi menjadi tiga wilayah, Pak?”
Narasumber : “Ini untuk menanggulangi terjadinya penumpukan dan
ketidakseimbangan jumlah pekerja.”
Kata tanya lain yang juga sesuai diucapkan pada kalimat tanya si pewawancara di atas adalah…
a. Bagaimana b. apa c. Berapa d. Kapan
Jawaban : B
Pembahasan :
Pewawancara : “Lho, Apa alasan bapak harus membagi menjadi tiga wilayah?”
Narasumber : “Ini untuk menanggulangi terjadinya penumpukan dan ketidak
seimbangan jumlah pekerja.”








Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a, b, c dan d sebagai jawaban yang benar!
Soal Pembahasan

1. Yang harus ditentukan lebih dulu untuk melakukan wawancara adalah ….
a. nama tokoh
b. tempat dan waktu pelaksanaan wawancara
c. jenis informasi yang diinginkan
d. tujuan wawancara

2. Perhatikan penggalan teks wawancara di bawah ini!
……….
Ena

Bu Etik

Ena
Bu Etik

Ena
Bu Etik :
:
:

:
:
:
:

:
:

“Sudah berapa lama ibu menjalankan koprasi ini”
“Saya menjalankan koprasi ini sudah hampir 2 tahun.”
….
“Yang ikut bergabung dalam koprasi ini adalah ibu-ibu yang tinggal di desa ini.”
…..
“Tujuan saya membangun koprasi ini supaya ibu-ibu di desa ini bisa membantu perekonomian keluarga.


Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks wawancara tersebut adalah ….
a. 1. Siapa saja anggota pada koprasi ibu?
2. Bagaimana tujuan ibu membangun koprasi ini?
b. 1. Siapa saja yang ikut bergabung menjadi anggota koprasi ini?
2. Apa tujuan ibu membangun koprasi di desa ini?
c. 1. Berapa anggota koprasi ibu?
2. Apa tujuan ibu membangun koprasi ini?
d. 1. Siapa nama pendiri koprasi?
2. Adakah tujuan ibu membangun koprasi ini?

3. Siapakah narasumber pada teks wawancara di atas?
a. Ena
b. Ibu Etik seorang pendiri Koprasi
c. Ibu-ibu di desa
d. Pendiri koprasi

4. Tujuan utama seorang atasan melakukan wawancara pada saat menerima calon pegawai baru adalah ....
a. Untuk mengetahui karakter calon pegawai barunya itu.
b. Menjalankan aturan yang telah dibuat.
c. Untuk mengukur keseriusan calon pegawai baru
Tersebut.
d. Untuk melakukan perbandingan dengan karyawan
lainnya.

5. PT PLN (persero) memperluas layanan bisnisnya. Perusahaan stum pelat merah itu menggelontorkan dana Rp 15 triliun untuk membuat sambungan baru dengan daya 1.600 megawatt yang dialirkan kepada 2.833 pelaku bisnis dan dunia industri. PLN memasang target penuntasan waiting list (daftar tunggu) pemasangan baru pada Maret 2011. (Dikutip dari:Koran Harian Sumatra Ekspres edisi 30 Desember 2010)
Kalimat tanya dalam berwawancara yang jawabannya tidak terdapat pada berita di atas adalah...
a. Berapakah dana yang dikeluarkan PT PLN untuk
membuat sambungan baru?
b. Apa yang dilakukan oleh PT PLN (persero)?
c. Kapan PLN tidak memasang target penuntasan daftar
tunggu pemasangan baru?
d. Bagaimana cara PT PLN (persero) memperluas
layanan bisnisnya?

6. Pertanyaan wawancara untuk wawancara yang menggunakan bahasa santun, kecuali ….
a. Bagaimana cara bapak menanggapi masalah yang bapak alami sekang?
b. Bapak tidak usah mengelak lagi, sekarang bapak jujur saja apakah memang masalah yang terjadi itu benar?
c. Apakah ibu sebelumnya pernah mengamati pendidik yang melakukan kekerasan kepada anak didiknya, seperti yang sedang marak diberitakan sekarang ini?
d. Bisakah ibu menjelaskan lebih rinci lagi pokok permasalahan ini?

7. Bagaimana cara perawatan gigiyang baik?
Narasumber yang tepat untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah….
a. Ahli pembuat kawat gigi.
b. Orang yang pernh mengalani sakit gigi.
c. Dokter gigi
d. Penjual pasta gigi.

8. Menangkap informasi secara langsung dapat diperoleh dengan cara ….
a. membaca rangkaian berita di surat kabar
b. mengikuti kegiatan olahraga di lapangan
c. menyimak berita televisi
d. mengikuti kegiatan membaca di kelas

9. Tujuan wawancara: Mengetahui bangaimana cara membatik.
Pertanyaan yang sesuai dengan itu adalah ….
a. Bagaimana teknik membatik agar menghasilkan batik yang indah?
b. Di mana saja ibu membatik?
c. Kapan saja ibu ada waktu membatik?
d. Apakah batik-batik ini berasal dari Indonesia?

10. Hal yang tidak boleh dilupakan oleh setiap pewawancara setelah selesai melakukan wawancara dengan narasumber ialah ….
a. ucapan terima kasih atas kesediaan diwawancarai
b. member imbalan sepantasnya
c. segera meninggalkan tempat
d. mencatat semua jawaban secara benar

Perhatikan dialog Wawancara di bawah ini !
Pewawancara : “Apa pendapat anda tentang bencana
alam yang terjadi di Yogyakarta dan
Mentawai?”
Narasumber : “Hal ini cukup memprihatikan bagi kita.
Karena bisa jadi ini adalah teguran
dari Yang Maha Kuasa.”
11. Hal yang sesuai dengan dialog wawancara di atas adalah, Kecuali ….
a. Dialog di atas mempunyai tema peristiwa.
b. Narasumber memberi tanggapan negatif dari pewawancara.
c. Adanya korelasi logis antara pertanyaan dan jawaban.
d. Pembicaraan dalam keadaan yang serius.

12. Dedi Mizwar : “Manggung, saat acara 17 Agustusan di
kampung. Saya bangga sekali waktu itu,
karena ditepuki orang sekampung. Saya
pun jadi ketagihan berakting.”
Cuplikan di atas menjelaskan …
a. Kenangan hidup
b. Perayaan suatu acara
c. Kegemaran tokoh
d. Cara berakting

13. Dalam wawancara, pengumpulan data dapat dilakukan dengan ....
a. Lisan dan tulisan
b. Langsung dan tidak langsung
c. Langusung dan tulisan
d. Lisan, langsung, dan tulisan

14. Istilah lain yang dapat menggantikan kata ”narasumber” adalah ...
a. Penjawab b. Pakar c. Tokoh d. Responden

Pewawancara : “Jadi, Bapak merokok sudah sekitar 31 tahun. Tidak ada keluhan karena rokok, Pak?”
Narasumber : “Oh, kalau keluhan banyak sekali. Misalnya, ketika Bapak sakit batuk-batuk, kurang lebih empat bulan Bapak tidak sembuh-sembuh. Bapak menghentikan dulu rokok karena anjuran dokter.”

15. Penggalan wawancara di atas mempermasalahkan ….
a. penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh rokok
b. kesenangan merokok
c. keluhan-keluhan karena merokok
d. anjuran dokter kepada para perokok

16. Narasumber:
“Sampah-sampah yang hendak diproses dipisahkan antara sampah organik dan anorganik. Sampah-sampah itu hendaknya berukuran minimal sekepalan tangan. Tahap kedua adalah sampah yang sudah dipisahkan tersebut dimasukkan dalam bak-bak penampungan menggunakan alat berat.”
Keterangan narasumber tersebut merupakan jawaban atas pertanyaan …
a. Mengapa perlu dilakukan pengolahan sampah dengan teknologi baru?
b. Bagaimana cara mengelola sampah dengan teknologi ini?
c. Berapa persenkah masalah sampah dapat tertanggulangi dengan cara ini?
d. Siapakah yang memperkenalkan teknologi pengolahan sampah ini?

17. Berikut ini unsur yang yang harus terpenuhi dalam melakukan wawancara, kecuali ….
a. Pewawancara
b. Narasumber
c. Tema wawancara
d. Kondisi seseorang

18. Berikut yang tidak sesuai dari pengertian wawancara adalah ...
a. Suatu kegiatan bertukar pendapat yang dilakukan 2 orang atau lebih.
b. Suatu kegiatan bertanya jawab guna mendapatkan informasi.
c. Kegiatan yang mempergunakan kemampuan verbal sebagai alatnya.
d. Kegiatan yang melibakan seorang narasumber dan
pewawancara.

Kutipan wawancara berikut digunakan untuk soal nomor 18-20!
Pewawancara : “Pada dasarnya kegiatan yang kami lakukan ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran bahasa Indonesia. Menurut Anda, bagaimana hasil pembelajaran bahasa Indonesia sampai saat ini?”
Narasumber : “Walaupun pelajaran bahasa Indonesia diajarkan sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi, kompetensi bahasa Indonesia siswa tidaklah mengembirakan. Ini dibuktikan dengan data hasil Ujian Nasional tiga tahun terakhir yang menunjukkan penurunan bilai berbahasa Indonesia.”
Pewawancara : “Apa masalah yang sebenarnya terjadi hingga nilai UN bahasa Indonesia setiap tahun menurun?
Narasumber : “Pealajaran bahasa Indonesia di beberapa sekolah daerah sering kali diajarkan oleh guru di luar bidang studi rumpun bahasa. Setelah itu, persoalan guru bahasa Indonesia tidak hanya masalah kuantitas, tetapi lebih pada kualitas.”
Pewawancara : “Terima kasih atas informasi Bapak. Semoga informasi yang kami peroleh dapat menjadi dasar untuk membuat kegiatan yang dapat menaikkan hasil pembelajaran bahasa Indonesia.”

19. Ide pokok wawancara tersebut adalah ….
a. hambatan pembelajaran bahasa Indonesia
b. kurang berminatnya siswa terhadap bahasa Indonesia
c. permasalahan guru bahasa Indonesia
d. hasil UN yang mengecewakan
20. Simpulan wawancara tersebut adalah …
a. Guru bidang studi lain bisa mengajarkan bahasa Indonesia
b. Nilai UN bahasa Indonesia menunjukkan penurunan selama tiga tahun terakhir
c. Pembelajaran bahasa Indonesia mengalami hambatan dalam hal kualitas dan kuantitas guru bahasa Indonesia
d. Pembelajaran bahasa Indonesia mengalami kemajuan yang pesat































































Nama pemeriksa: B: S:







1. Jelaskan tiga jenis wawancara!

2. Jelaskan lima bentuk pertanyaan dalam wawancara!

3. Buatlah daftar pertanyaan wawancara dengan menggunakan unsur pertanyaan 5W+1H !

4. Lakukanlah wawancara dengan salah seorang temanmu sesuai dengan daftar pertanyaan yang kamu buat!

5. Buatlah laporan hasil wawancara dengan temanmu!